Ormas

Menteri Agama RI Pertegas Peran MA dalam Mempersiapkan Umat Masa Depan

15
×

Menteri Agama RI Pertegas Peran MA dalam Mempersiapkan Umat Masa Depan

Sebarkan artikel ini
FOTO UNTUK BERITA - 1

BANTEN, Sidiknews.id | Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar mempertegas peran Mathlaul Anwar (MA) dalam mempersiapkan umat untuk masa depan.

Demikian hal tersebut disampaikan Menag RI saat membuka Muktamar XXI Mathlaul Anwar di Plaza Aspirasi Kota Serang, pada Sabtu 11 April 2026.

Turut mendampingi Menag RI, Kepala Kanwil kemenag Banten, Amrullah, para Kabid hingga Katim di lingkungan Kemenag Banten.

Dalam sambutannya, Menag mengatakan bahwa Mukatamar merupakan langkah strategis untuk merumuskan arah dalam mempersiapkan umat masa depan dalam menghadapi perubahan global yang cepat dan kompleks.

“Memperispakan umat masa depan, yang mampu membaca zaman agar tidak kehilangan peganagan, mempersiapkan umat yang terus bergerak maju tapi juga tahu arah,” kata Menag.

Saat ini, kata Menag, masyarakat hidup di era digital yang penuh dengan peluang dan tantangan karena perkembangan teknologi yang begitu pesat.

“Teknologi bukan hanya merubah kita cara berkeja tapi juga cara berinteraksi dan memahami nilai-nilai kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Menurut Menag, Agama tidak hanya hadir sebagai simbol semata, namun juga ia adalah kompas yang bisa menuntun kehidupan dan sebagai penjernih yang menenangkan.

“Memperisapkn umat masa depan bukan pekerjaan yang bisa dilakukan sendiri oleh negara atau Ormas tertentu, tapi kerjasama satu sama lain yang membutuhkan sinergi,” ujarnya.

Menag menjelaskan, Mathalul Anwar yang memiliki sejarah panjang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memiliki posisi yang sanagt penting dalam ekosistem ini, baik dari segi pendidikan  maupun pemberdayaan sosial.

“Ia adalah jembatan yang menghubungkan ajaran agama dengan kehidupan sosial, mari dekatkan diri kita dengan ajaran Agama kita, apapun agamanya,” tegas Menag.

Menag berharap, Muktamar XXI Mathlaul Anwar tidak hanya melahirkan kepemimpinan yang baru, namun juga menghasilkan gagasan yang segar untuk memperkuat peran MA dalam membangun bangsa agar semakin kuat.

“Mari kita bekerjasma dengan saling mengokohan, untuk mempersiapkan umat masa depan,” pungkasnya.

(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *