EkonomiNasional

Prabowo Pimpin Ratas Didampingi Gibran, Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Fokus

31
×

Prabowo Pimpin Ratas Didampingi Gibran, Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran menteri guna memperkuat Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar ekonomi kerakyatan (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

JAKARTA, SidikNews.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Rapat Terbatas (Ratas) yang membahas langkah strategis penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jumat (24/7/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri terkait, serta pimpinan lembaga negara.

Rapat digelar sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang berbasis di desa. Pemerintah menilai koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan ekonomi hingga ke pelosok daerah.

Iklan ini dibuat oleh admin sidiknews.id

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi pilar utama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa, bukan sekadar menjadi wadah kegiatan usaha.

“Koperasi ini harus menjadi sarana yang melindungi petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil agar tidak lagi bergantung pada pihak-pihak yang merugikan,” tegas Prabowo.

Presiden juga menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memperbaiki tata kelola koperasi, memperluas akses permodalan, serta memastikan tersedianya pasar bagi hasil produksi anggota koperasi.

Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap percepatan implementasi program tersebut. Menurutnya, keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih harus didukung dengan pendampingan teknis, pelatihan manajemen, hingga penguatan rantai pasok agar koperasi mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas sejumlah kendala yang masih dihadapi koperasi di berbagai daerah, seperti persoalan perizinan, akses pembiayaan, hingga keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah berkomitmen menyederhanakan proses birokrasi, memperluas akses kredit berbunga rendah, serta meningkatkan penyerapan produk koperasi melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Melalui berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *