Berita

Musim Bansos, Permintaan Dokumen Kependudukan di Mimika Meningkat Tajam

51
×

Musim Bansos, Permintaan Dokumen Kependudukan di Mimika Meningkat Tajam

Sebarkan artikel ini
Disdukcapil mencatat lonjakan permintaan dokumen kependudukan seiring berlangsungnya berbagai program bantuan sosial (bansos) (Foto: ani/ Sidiknews.id).

Timika, SidikNews.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika, Slamet Sutedjo, mengungkapkan bahwa permintaan layanan administrasi kependudukan mengalami lonjakan signifikan seiring berlangsungnya berbagai program bantuan sosial (bansos) pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Slamet saat memberikan materi dalam kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil bagi lurah, kepala kampung, dan petugas makam yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, masyarakat berbondong-bondong mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) ketika ada program bantuan sosial yang mensyaratkan data kependudukan yang valid.

“Ini lagi musim bansos. Biasanya pelayanan hanya sekitar 100 sampai 150 orang per hari, tetapi kemarin dalam satu hari kami menerbitkan sampai 309 kartu keluarga dan 245 keping KTP elektronik,” ujar Slamet.

Ia menjelaskan, lonjakan permintaan tersebut menyebabkan aktivitas pelayanan di kantor Disdukcapil menjadi sangat padat. Masyarakat datang untuk memperbarui data kependudukan mereka agar dapat memenuhi persyaratan berbagai program bantuan pemerintah.

Slamet juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat yang mempertanyakan mengapa mereka tidak menerima bantuan sosial. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada lurah, kepala kampung, maupun Disdukcapil.

“Lurah dan kepala kampung sudah mengusulkan data berulang kali. Yang menentukan penerima bantuan bukan lurah, bukan juga Disdukcapil maupun Dinas Sosial daerah. Ada mekanisme dan verifikasi yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Meski menghadapi lonjakan pelayanan, Disdukcapil Mimika tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh pelayanan administrasi kependudukan pada hari yang sama.

“Kalau pelayanan hari ini harus selesai hari ini juga. Tidak boleh menunggu besok. Kalau menunggu besok, maka akan bertambah lagi antrean masyarakat yang harus dilayani,” tegasnya.

Ia berharap para lurah dan kepala kampung terus aktif membantu masyarakat dalam memastikan data kependudukan mereka akurat dan selalu diperbarui, sehingga dapat mendukung berbagai program pemerintah yang berbasis data kependudukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *