KesehatanKetahanan Pangan

80 Siswa Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jayapura, Bupati Turun Langsung Evakuasi Korban

20
×

80 Siswa Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jayapura, Bupati Turun Langsung Evakuasi Korban

Sebarkan artikel ini
Evakuasi Siswa Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di Jayapura, Bupati Turun Langsung ke Lokasi (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Sebanyak 80 siswa di Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (5/8/2026) pagi. Para siswa mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga lemas, sehingga harus mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Anton Mote, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, seluruh korban langsung ditangani dengan sistem triase untuk menentukan tingkat keparahan kondisi masing-masing pasien.

Iklan ini dibuat oleh admin sidiknews.id

“Kami lakukan triase. Yang ringan ditangani di puskesmas, sedangkan yang sedang hingga berat dirujuk ke rumah sakit,” ujar Anton Mote saat dikonfirmasi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya korban, Dinas Kesehatan mengaktifkan delapan puskesmas di sekitar Kota Sentani dan menyiagakan seluruh tenaga kesehatan selama 24 jam.

“Atas perintah Bupati, kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh RSUD di wilayah Jayapura untuk penanganan lebih lanjut. Semua tenaga medis kami kerahkan,” tambahnya.

Di tengah proses penanganan, Bupati Jayapura, Yunus Wonda, turun langsung ke lokasi membantu proses evakuasi para siswa. Bersama tim gabungan, ia menggunakan kendaraan operasional untuk mengantar para korban yang mengalami kondisi lemas dan muntah ke puskesmas terdekat.

Hingga berita ini diterbitkan, puluhan siswa masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan. Sementara itu, sampel makanan dari Program Makan Bergizi Gratis telah diamankan dan akan dikirim ke laboratorium guna mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar tetap tenang dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *