KeamananMiliterPertahanan

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Prajurit Harus Profesional, Responsif dan Adaptif Hadapi Ancaman

17
×

HUT ke-81 TNI, Kasdam XVIII/Kasuari Tekankan Prajurit Harus Profesional, Responsif dan Adaptif Hadapi Ancaman

Sebarkan artikel ini
Peringatan HUT ke-81 TNI di Manokwari, Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana menekankan pentingnya prajurit TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme, (Foto: Istimewa/ Sidiknews.id).

Manokwari, Sidiknews.id – Menghadapi perubahan lingkungan strategis dan ketidakpastian global yang semakin kompleks, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dituntut terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai bentuk ancaman.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, Senin (5/10/2026).

Brigjen Dian menegaskan, peningkatan kemampuan TNI harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme prajurit maupun ASN TNI sesuai bidang tugas masing-masing.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar seluruh sumber daya yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan tugas TNI dapat digunakan secara optimal sekaligus dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Lingkungan strategis terus berubah. Ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara,” ujar Dian.

Ia mengatakan, berbagai ancaman terhadap wilayah serta kebutuhan menjaga keamanan dan ketahanan nasional, termasuk dalam pengelolaan sumber daya negara, menjadi tantangan yang harus dihadapi secara bersama-sama.

Karena itu, TNI harus tetap berpegang teguh pada jati dirinya sebagai alat pertahanan negara dengan pembangunan kemampuan yang terarah dan sesuai perkembangan zaman.

Momentum HUT ke-81 TNI, lanjut Dian, harus menjadi tonggak untuk memperkuat tekad seluruh prajurit dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan negara, serta melindungi kekayaan dan kepentingan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kasdam XVIII/Kasuari menekankan lima nilai utama yang harus menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian prajurit TNI kepada bangsa dan negara.

Pertama, profesional. Prajurit dan ASN TNI harus mampu menjalankan tugas serta tanggung jawab secara optimal melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis. Peningkatan kompetensi juga harus disertai kepatuhan terhadap hukum dan ketentuan yang berlaku.

Kedua, responsif. Setiap prajurit dituntut mampu membaca perkembangan situasi pertahanan dan keamanan, mengenali potensi ancaman sejak dini, serta mengambil tindakan secara cepat, tepat, dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Ketiga, integratif. TNI harus membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Kekuatan TNI harus menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.

Keempat, modern. Prajurit dituntut menguasai perkembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta teknologi yang terus berkembang. Penguasaan teknologi tersebut harus dimanfaatkan secara optimal dan terintegrasi guna memperkuat daya tangkal dan kemampuan pertahanan TNI.

Kelima, adaptif. Setiap perubahan dan pengalaman harus dijadikan bahan pembelajaran. TNI harus terus mengembangkan inovasi serta menyesuaikan doktrin, pendidikan, latihan, dan kemampuan dengan perkembangan ancaman yang dihadapi.

“Laksanakan lima nilai tersebut secara konsisten sehingga menjadi arah dalam pengembangan kemampuan, baik dalam berpikir, bersikap maupun bertindak, saat ini dan di masa yang akan datang,” tegas Dian.

Ia berharap peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat tekad dan komitmen seluruh prajurit dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Menutup sambutannya, Kasdam XVIII/Kasuari mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk senantiasa menjaga semangat pengabdian serta memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan dalam menjalankan setiap tugas.

Dengan semangat tersebut, HUT ke-81 TNI diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit, mempererat sinergi dengan seluruh komponen bangsa, serta memastikan TNI senantiasa hadir sebagai kekuatan pertahanan yang siap menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *