PELNIPerhubunganTransportasi

Mulai Oktober! Tiket PELNI Kini Bisa Dipesan H-60, Warga Diimbau Waspadai Akun Palsu

29
×

Mulai Oktober! Tiket PELNI Kini Bisa Dipesan H-60, Warga Diimbau Waspadai Akun Palsu

Sebarkan artikel ini
Layanan tiket PELNI yang kini dapat dipesan hingga H-60 sebelum keberangkatan. Masyarakat diimbau melakukan pemesanan melalui kanal resmi PELNI serta mewaspadai akun palsu yang mengatasnamakan PT PELNI. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) kini membuka pemesanan tiket kapal penumpang hingga 60 hari sebelum keberangkatan atau H-60.

Kebijakan tersebut dilakukan secara bertahap dan saat ini telah diterapkan pada 16 kapal penumpang PELNI.

Kepala Kantor Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PELNI Mobile dalam mengecek jadwal kapal, ketersediaan tempat duduk hingga melakukan pemesanan tiket.

“Teman-teman seyogyanya sudah bisa mendownload aplikasi PELNI Mobile. Di situ kita bisa melihat jadwal kapal, ketersediaan seat atau tidak tersedia seat,” ujar Sigit saat ditemui di Timika, Rabu (30/9/2026).

Sigit juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli tiket melalui akun media sosial yang tidak resmi. Hal tersebut penting untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan PELNI.

“PELNI tidak menjual tiket melalui akun media sosial. Hanya melalui aplikasi PELNI Mobile dan akun resmi PELNI,” tegasnya.

Menurut Sigit, sejumlah akun palsu kerap mengatasnamakan PELNI dan menawarkan tiket melalui WhatsApp maupun Facebook. Pelaku kemudian meminta calon penumpang mentransfer uang ke rekening pribadi.

“Banyak akun palsu yang mengatasnamakan PELNI. Mereka melayani melalui WhatsApp atau Facebook, kemudian meminta transfer dengan mengatasnamakan PELNI, tetapi rekeningnya rekening pribadi,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat diminta memastikan pembelian tiket dilakukan melalui kanal resmi PELNI.

Sementara itu, berdasarkan press release PT PELNI (Persero) Nomor 09.28/97/PR/IX/2026 tertanggal 28 September 2026, sebanyak 16 kapal penumpang PELNI sudah dapat dipesan hingga H-60.

Kapal tersebut di antaranya KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Nggapulu, KM Labobar, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Kelimutu, KM Tatamailau, KM Tilongkabila, KM Awu, KM Bukit Raya, KM Siraimau, KM Binaiya, KM Leuser, KM Sangiang dan KM Wilis.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan perluasan periode pemesanan tiket dilakukan untuk memberikan fleksibilitas kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan.

Sebelumnya, tiket kapal PELNI hanya dapat dipesan sekitar 30 hingga 45 hari sebelum keberangkatan.

Sigit mengatakan, penerapan pemesanan H-60 akan terus diperluas hingga seluruh kapal PELNI dapat dipesan lebih awal.

“Untuk saat ini di bulan September baru delapan kapal yang bisa 60 hari, tapi nanti Oktober semua kapal kita sudah bisa pemesanan 60 hari sebelum keberangkatan,” katanya.

Ia menyebut, kebijakan tersebut juga dapat membantu masyarakat mempersiapkan perjalanan lebih awal, termasuk menghadapi periode angkutan Natal dan Tahun Baru serta Idulfitri.

Masyarakat dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI dan mitra penjualan resmi.

PELNI mengimbau masyarakat selalu mengecek informasi jadwal, rute dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi untuk memastikan keamanan transaksi dan menghindari penipuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *