Bencara AlamKarhutlaPELNITransportasi

Kabut Asap Tak Ganggu Pelayaran PELNI di Pomako, Penumpang Justru Meningkat

17
×

Kabut Asap Tak Ganggu Pelayaran PELNI di Pomako, Penumpang Justru Meningkat

Sebarkan artikel ini
Kapal PELNI di Pelabuhan Pomako, Timika, dengan aktivitas penumpang di tengah kondisi kabut asap. PELNI menyebut kabut asap tidak mengganggu aktivitas pelayaran, sementara jumlah penumpang justru cenderung meningkat. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika Sidiknews.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan di wilayah Papua Selatan sempat mengurangi jarak pandang di jalur pelayaran menuju Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika. Namun, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu aktivitas kapal PT PELNI.

Kepala Kantor Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko, mengatakan kondisi kabut asap dalam beberapa waktu terakhir relatif menipis setelah turun hujan, sehingga kapal tetap dapat melakukan aktivitas masuk dan keluar pelabuhan dengan aman.

“Memang ada sedikit menghalangi pandangan dari alur pelayaran. Tapi kemarin kita bersyukur ada hujan, sehingga kabut asap hampir bisa dibilang tipis dan tidak mengganggu saat kapal masuk maupun keluar dari Pelabuhan Pomako,” ujar Sigit.

Mengandalkan Radar

Sigit menjelaskan, kapal PELNI dilengkapi sistem navigasi dan keselamatan seperti radar, GPS serta perangkat pendukung lainnya yang membantu awak kapal memantau kondisi di sekitar jalur pelayaran.

Menurutnya, keberadaan sistem tersebut membantu kapal tetap bernavigasi ketika jarak pandang berkurang akibat kabut asap.

“Kita ada sistem pengamanan untuk melihat jalur, ada radar dan GPS. Jadi kita tetap bisa melihat jalur. Ada benda kecil pun bisa terdeteksi dari radar,” jelasnya.

Selain itu, kapal juga dilengkapi lampu sorot untuk membantu pengamatan ketika kondisi jarak pandang terbatas.

Sigit memastikan hingga saat ini kabut asap akibat kebakaran hutan tidak menimbulkan kendala berarti terhadap operasional kapal PELNI di Timika.

“Alhamdulillah, kemarin terkait asap kebakaran kita tidak ada kendala,” katanya.

Penumpang Meningkat

Di sisi lain, kondisi tersebut tidak menyurutkan aktivitas penumpang yang menggunakan jasa kapal PELNI dari Pelabuhan Pomako.

Sigit menyebut rute menuju Dobo, Tual, Saumlaki dan Ambon masih menjadi tujuan yang banyak diminati masyarakat.

“Untuk penumpang masih tetap primadona, terutama ke Dobo, Tual, Saumlaki dan Ambon. Banyak keluarga kita yang bepergian masuk dan keluar dari pelabuhan untuk empat tujuan tersebut,” ungkapnya.

Menurut Sigit, jumlah penumpang saat ini justru cenderung mengalami peningkatan.

Salah satu faktor yang disebut turut mendorong masyarakat memilih transportasi laut adalah tingginya harga tiket pesawat.

“Untuk saat ini tidak ada penurunan, malah cenderung ada peningkatan. Pertama karena tiket pesawat mahal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *