AdministrasiAPBDOtsus dan Masyarakat Adat

Realisasi Keuangan Otsus Mimika Capai 73,69 Persen, Fisik 80,52 Persen

21
×

Realisasi Keuangan Otsus Mimika Capai 73,69 Persen, Fisik 80,52 Persen

Sebarkan artikel ini
Realisasi dana Otonomi Khusus (Otsus) Kabupaten Mimika yang telah mencapai 73,69 persen secara keuangan dan 80,52 persen secara fisik. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan penyerapan anggaran untuk mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di Mimika (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Realisasi anggaran Otonomi Khusus (Otsus) Kabupaten Mimika hingga awal Oktober 2026 tercatat mencapai 73,69 persen. Sementara realisasi fisik program yang bersumber dari anggaran Otsus telah mencapai 80,52 persen.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, saat memberikan amanat pada apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (5/10/2026).

Abraham mengatakan, capaian tersebut perlu terus ditingkatkan mengingat waktu efektif pelaksanaan program dan kegiatan tahun anggaran 2026 tersisa kurang lebih dua bulan.

“Untuk Otsus sendiri sebesar 73,69 persen dan realisasi fisik dari Otsus itu sebesar 80 persen lebih, 80,52 persen,” kata Abraham.

Ia meminta seluruh perangkat daerah terus mendorong peningkatan realisasi keuangan sekaligus memastikan program-program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara maksimal.

Menurutnya, capaian realisasi anggaran menjadi salah satu catatan Bupati Mimika dan Wakil Bupati Mimika sehingga perlu menjadi perhatian seluruh pimpinan OPD.

“Supaya kita dapat peningkatan realisasi keuangannya. Ini menjadi catatan Bapak Bupati dan Bapak Wakil,” ujarnya.

Abraham menegaskan, OPD masih memiliki waktu sekitar dua bulan efektif untuk menyelesaikan program dan kegiatan yang telah dianggarkan. Karena itu, pelaksanaan program diminta dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Kita tetap diharapkan untuk memaksimalkan program-program yang ada dengan melihat kurun waktu yang kurang lebih dua bulan lagi, waktu efektif kerja kita. Kalau boleh ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan OPD agar tidak meninggalkan sisa anggaran (SiLPA) yang besar pada akhir tahun anggaran.

“Jangan sampai kita meninggalkan SiLPA yang besar lagi, karena SiLPA ini menjadi hal yang bagaimana pemerintah ini dibawa-bawa terus,” tutup Abraham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *