JAKARTA, SidikNews.id – Program stimulus berupa diskon tarif tiket kapal laut sebesar 30 persen dari PT PELNI (Persero) selama masa libur sekolah mendapat sambutan tinggi dari masyarakat. Hingga menjelang berakhirnya program, sebanyak 677.955 penumpang telah memanfaatkan potongan harga tersebut.
Jumlah itu mencapai 98 persen dari target pemerintah sebanyak 693.690 penumpang. Sementara realisasi penggunaan anggaran stimulus juga hampir terserap seluruhnya, yakni 99 persen dari total alokasi Rp67,3 miliar.
Program diskon berlaku untuk pembelian tiket pada 6 Juni–15 Agustus 2026, dengan periode keberangkatan 20 Juni–15 Agustus 2026. Potongan harga diberikan sebesar 30 persen untuk tarif dasar tiket kelas ekonomi di seluruh rute kapal penumpang PELNI. Diskon tidak mencakup biaya asuransi maupun pas pelabuhan.
Sekretaris Perusahaan PT PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan puncak arus penumpang terjadi pada 26 Juni 2026, dengan jumlah 24.486 penumpang dalam satu hari.
“Lima tujuan favorit masyarakat selama program ini yakni Makassar, Tanjung Priok, Ambon, Bau-Bau, dan Surabaya,” ujar Ditto dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan program stimulus pemerintah berhasil meningkatkan mobilitas warga sekaligus memperluas akses transportasi laut dengan tarif yang lebih terjangkau.
Selama pelaksanaan program, PELNI tetap mengedepankan prinsip safety first, zero accident, dan service excellence. Berbagai fasilitas di kapal juga terus ditingkatkan, mulai dari poliklinik, restoran, minimarket, mini theater, saluran televisi, hingga layanan Wi-Fi komersial di sejumlah kapal penumpang.
“Kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan masyarakat yang telah memilih kapal PELNI. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Ditto.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Timika, Sigit Sujatmoko, mengungkapkan kuota program diskon di wilayah Timika telah habis dimanfaatkan masyarakat.
“Dengan demikian harga tiket sudah kembali normal. Masyarakat yang ingin bepergian dapat membeli tiket serta mengecek jadwal kapal melalui aplikasi PELNI Mobile,” ujarnya.
Keberhasilan program ini semakin memperkuat peran PELNI sebagai tulang punggung konektivitas transportasi laut nasional. Saat ini PELNI mengoperasikan 84 kapal, terdiri atas 26 kapal penumpang, yang melayani 357 pelabuhan singgah melalui 1.111 ruas pelayaran di berbagai wilayah Indonesia.











