JAKARTA, Sidiknews.id – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Agustus 2026. Penyaluran serentak ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Dengan demikian, setiap keluarga akan memperoleh total 30 kilogram beras selama tiga bulan. Total beras yang disalurkan mencapai hampir 1 juta ton dan berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah telah menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan tersebut ke seluruh wilayah Indonesia.
“Pemerintah menugaskan Bulog untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah kepada 33.244.408 penerima, masing-masing sebanyak 10 kilogram untuk alokasi Juli hingga September 2026,” ujar Amran, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, program bantuan pangan beras merupakan bagian dari jaring pengaman sosial yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi, sekaligus memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga.
Sementara itu, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menjelaskan bahwa penyaluran akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia sepanjang Agustus 2026.
“Penyaluran bantuan pangan ini akan dilaksanakan di bulan Agustus bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Indonesia di semua wilayah,” katanya.
Rachmi menambahkan, penerima bantuan diprioritaskan bagi masyarakat desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain melalui jaringan Bulog, distribusi juga dapat memanfaatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berada di dekat lokasi penerima agar penyaluran lebih efektif.
Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp17,52 triliun.
Sebelumnya, pada penyaluran tahap pertama untuk alokasi Februari–Maret 2026, bantuan pangan beras telah menjangkau sekitar 33,14 juta keluarga, atau 99,7 persen dari target yang ditetapkan. Pemerintah berharap penyaluran tahap lanjutan ini dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia.












