BeritaEkonomiUMKM

Mimika Gebrak HUT ke-30, Festival UMKM Hadirkan 8 Kabupaten hingga Menteri dan BUMN

34
×

Mimika Gebrak HUT ke-30, Festival UMKM Hadirkan 8 Kabupaten hingga Menteri dan BUMN

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi didampingi Ketua Umum TIFA Creative Dina Merani dan Founder TIFA Creative Alfo Smith, saat jumpa pers terkait persiapan Festival UMKM dalam rangka HUT ke-30 Kabupaten Mimika, di Pasar Sentral Mimika (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng TIFA Creative untuk menggelar Festival UMKM dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika.

Festival yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 6–8 Oktober 2026, ini ditargetkan menjadi salah satu festival UMKM terbesar di wilayah Papua Tengah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, didampingi Ketua Umum TIFA Creative Dina Merani dan Founder TIFA Creative Alfo Smith, menyampaikan hal tersebut saat jumpa pers di Pasar Sentral Mimika, Sabtu (12/9/2026).

Samuel mengatakan, Festival UMKM tahun ini akan dikemas lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Karena itu, seluruh pelaku UMKM di Mimika diminta mulai mempersiapkan produk yang akan ditampilkan selama festival.

“Kami punya harapan kegiatan ini menjadi festival UMKM terbesar di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika. Kami mengajak seluruh pelaku UMKM menyiapkan produk-produknya untuk dipasarkan pada tanggal 6, 7 dan 8 Oktober,” ujar Samuel.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Mimika, tetapi juga momentum memperkenalkan potensi ekonomi kerakyatan dan produk lokal Mimika ke pasar yang lebih luas.

Undang 8 Kabupaten di Papua Tengah

Samuel juga mengajak delapan kabupaten lainnya di Papua Tengah untuk ikut ambil bagian dalam festival tersebut.

Ia berharap para kepala daerah dan pimpinan DPRK dari delapan kabupaten dapat memfasilitasi pelaku UMKM dari masing-masing daerah untuk hadir dan memasarkan produk mereka di Mimika.

“Event ini gratis. Kalau festival seperti ini dilaksanakan di luar Papua, tentu membutuhkan biaya yang besar. Karena itu kami berharap delapan kabupaten di Papua Tengah dapat ikut mengambil bagian,” katanya.

Menteri hingga BUMN Diundang

Untuk memperkuat kegiatan tersebut, Pemkab Mimika juga mengundang sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah hingga pemerintah pusat.

Di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Ketua MRP Papua Tengah, Ketua DPRP Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, Kadin Papua Tengah serta stakeholder lainnya.

Sementara dari pemerintah pusat, undangan diarahkan kepada kementerian yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi dan UMKM, termasuk Kementerian UMKM, Kementerian Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian BUMN.

“Kami berharap kehadiran pemerintah pusat dapat memperkuat komitmen bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam pengembangan ekonomi serta UMKM di Mimika,” jelas Samuel.

Ia juga mengajak perusahaan besar, BUMN, YPMAK serta berbagai pihak yang selama ini memiliki perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat dan UMKM agar dapat mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Samuel menegaskan, ajakan tersebut merupakan upaya memperkuat kolaborasi yang selama ini telah dibangun.

“Kami berharap semua stakeholder dapat mengambil bagian. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha ini harus terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di Mimika,” ujarnya.

Promosikan Produk Mimika ke Nasional dan Internasional

Samuel menilai Mimika memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu dipromosikan secara lebih luas.

Melalui Festival UMKM, pihaknya ingin produk-produk unggulan masyarakat Mimika tidak hanya dikenal di daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Mimika siap bersaing melalui produk-produk unggulan UMKM yang ada. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini produk kita bisa dipromosikan sampai tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia berharap Festival UMKM tersebut dapat menjadi momentum baru bagi pengembangan ekonomi kerakyatan di Mimika sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif dan dunia usaha.

Festival UMKM akan digelar pada 6, 7 dan 8 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *