EkonomiPemerintahan DaerahUMKM

Lebih dari 200 Koperasi Terdata di Mimika, 120-an Masih Aktif

22
×

Lebih dari 200 Koperasi Terdata di Mimika, 120-an Masih Aktif

Sebarkan artikel ini
Lebih dari 200 koperasi terdata di Kabupaten Mimika, sementara sekitar 120 koperasi masih aktif menjalankan kegiatan usahanya. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id)

Timika, Sidiknews.id – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika mencatat lebih dari 200 koperasi terdata di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 120-an koperasi disebut masih berjalan dan aktif menjalankan kegiatan usahanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan jumlah tersebut belum termasuk Koperasi Merah Putih yang saat ini juga tengah dikembangkan di Kabupaten Mimika.

“Yang sehat dan sudah berjalan itu sekitar 120 sekian. Jumlah keseluruhan lebih dari 200, belum lagi Koperasi Merah Putih. Jadi ada tingkatan-tingkatan,” kata Samuel saat ditemui awak media usai pembukaan pelatihan Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (23/9/2026).

Menurut Samuel, Dinas Koperasi dan UMKM terus melakukan pembinaan terhadap koperasi, baik yang masih aktif maupun yang membutuhkan penguatan dalam pengelolaan organisasi dan pengembangan usaha.

Pembinaan tersebut meliputi administrasi, pengelolaan keuangan, pelaksanaan RAT hingga pengembangan kegiatan usaha koperasi.

Samuel menilai koperasi yang telah berkembang dan memiliki kegiatan usaha yang baik dapat menjadi contoh bagi koperasi lainnya, khususnya koperasi yang masih membutuhkan pendampingan.

“Koperasi-koperasi yang sudah maju ini ke depan kami harapkan bisa menjadi narasumber untuk melatih koperasi yang belum maju. Itu harapan kami,” ujarnya.

Ia mengatakan, pola pembinaan antarkoperasi tersebut penting agar koperasi yang telah berhasil tidak hanya berkembang untuk kepentingan internal, tetapi juga dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada koperasi lainnya.

Dengan demikian, kata Samuel, proses pembinaan koperasi tidak hanya dilakukan pemerintah melalui pelatihan dan pendampingan, tetapi juga dapat diperkuat melalui kolaborasi serta pertukaran pengalaman antaranggota koperasi.

“Koperasi yang sudah maju bisa membagikan pengalaman kepada koperasi yang belum maju, sehingga secara bersama-sama koperasi di Mimika bisa bertumbuh dan berkembang,” katanya.

Samuel berharap seluruh koperasi, baik yang berada di wilayah pesisir, pegunungan maupun perkotaan, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui peningkatan kapasitas dan tata kelola yang baik.

Ia juga mendorong koperasi untuk tertib melaksanakan RAT sebagai salah satu bagian penting dalam mengevaluasi dan memastikan keberlangsungan organisasi maupun usaha koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *