DaerahKesehatan

Warga Wapu Keluhkan Akses Pelayanan Kesehatan, Minta Perhatian Serius Pemkab Mimika

32
×

Warga Wapu Keluhkan Akses Pelayanan Kesehatan, Minta Perhatian Serius Pemkab Mimika

Sebarkan artikel ini
Warga Wapu Keluhkan Akses Pelayanan Kesehatan, Minta Perhatian Serius Pemkab Mimika (Ilustrasi/ Sidiknews.id)

Timika, SidikNews.id – Masyarakat Kampung Wapu, Distrik Jita, Kabupaten Mimika, mengeluhkan minimnya pelayanan kesehatan di wilayah mereka. Kondisi tersebut dinilai berdampak terhadap tingginya kebutuhan layanan medis bagi warga, terutama untuk penanganan ibu dan anak serta penyakit menular.

Kepala Suku Kampung Wapu, Daud Sapitae, saat diwawancarai Sidiknews.id melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (13/7/2026), mengatakan masyarakat sangat membutuhkan kehadiran tenaga kesehatan dari pemerintah.

Iklan ini dibuat oleh admin sidiknews.id

Menurut Daud, persoalan kesehatan di Kampung Wapu cukup serius. Ia menyebut angka kematian ibu dan anak masih menjadi perhatian, di samping tingginya kasus penyakit seperti tuberkulosis (TBC) dan malaria.

“Di sana tingkat kematian ibu dan anak masih tinggi. Selain itu ada kasus TBC dan malaria yang juga menjadi perhatian. Karena itu masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada April 2025 lalu sempat ada yayasan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun, menurutnya, pelayanan dari pihak swasta saja belum cukup untuk menjawab kebutuhan warga.

Daud juga mengaku keberatan dengan berbagai informasi yang beredar terkait kondisi pelayanan kesehatan di Kampung Wapu. Ia menegaskan telah menyampaikan klarifikasi dan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya kepada sejumlah pihak, termasuk melalui surat yang dikirimkan kepada pihak terkait.

Meski demikian, ia menekankan bahwa yang paling penting saat ini bukan mencari siapa yang salah, melainkan memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.

“Ini sebenarnya tidak seharusnya dan tidak sepantasnya kita saling menyalahkan. Yang paling penting adalah kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Kampung Wapu memang sangat tinggi,” katanya.

Daud berharap Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kesehatan segera mengambil langkah nyata agar pelayanan kesehatan di Kampung Wapu dapat berjalan secara optimal.

“Kami berharap jangan hanya pelayanan kesehatan dari pihak swasta. Pemerintah juga harus hadir dan memberikan pelayanan kesehatan yang nyata kepada masyarakat Kampung Wapu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *