DaerahKesehatanKetenagakerjaan

Pustu Wapu Tak Difungsikan, Dinkes Mimika Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

98
×

Pustu Wapu Tak Difungsikan, Dinkes Mimika Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Meski Pustu Wapu Belum Difungsikan (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, SidikNews.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kampung Wapu tetap berjalan meski bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah tersebut saat ini tidak lagi ditempati oleh tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, menjelaskan sebelumnya Pustu Wapu memiliki tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, dalam pelaksanaan tugas, para petugas mengalami kendala keamanan hingga akhirnya memilih untuk meninggalkan lokasi.

Iklan ini dibuat oleh admin sidiknews.id

Hal itu disampaikan Godfried saat diwawancarai awak media di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika, Senin (20/07/2026).

“Betul, di Wapu sebelumnya kita punya Pustu dan ada petugas yang bertugas di sana. Tetapi dalam perjalanan, teman-teman merasa tidak nyaman karena mendapat intimidasi dari masyarakat, sehingga mereka melaporkan kondisi tersebut kepada kepala distrik saat itu,” ujar Godfried.

Menurutnya, setelah adanya laporan tersebut, tenaga kesehatan kemudian dipindahkan dari Kampung Wapu sebagai langkah untuk menjaga keamanan dan keselamatan mereka.

Godfried menegaskan, pemindahan tenaga kesehatan bukan berarti pelayanan kesehatan dihentikan. Pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan melalui petugas dari puskesmas terdekat.

“Bukan berarti tidak ada pelayanan. Beberapa hari lalu saya juga turun mengecek langsung kondisi di lapangan. Saya meminta petugas dari puskesmas untuk memberikan data terkait kondisi bangunan Pustu Wapu, dan memang bangunan tersebut sudah tidak layak untuk ditempati,” jelasnya.

Ia mengatakan, kondisi fasilitas kesehatan serta faktor keamanan menjadi pertimbangan penting dalam penempatan tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam memberikan pelayanan, lanjut Godfried, petugas kesehatan tetap melakukan kunjungan ke masyarakat dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

“Mereka menggunakan fasilitas masyarakat. Petugas datang memberikan pelayanan, kemudian kembali lagi. Saya tidak bisa memaksakan mereka harus bertahan dan tinggal di sana karena ada jaminan keamanan serta keselamatan tenaga kesehatan yang harus diperhatikan,” katanya.

Godfried memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kampung Wapu tetap berjalan, meskipun tenaga kesehatan tidak lagi menetap di lokasi tersebut.

“Pelayanan tetap ada, hanya petugas tidak tinggal di Wapu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *