Timika, Sidiknews.id – Hj. Rampeani Rachman resmi dipercaya memimpin Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PFK-KBIHU) Kabupaten Mimika periode 2026–2031.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD PFK-KBIHU Mimika tersebut berlangsung di Emeneme Yauware, Selasa (29/9/2026). Rampeani yang juga merupakan anggota DPRK Mimika, menyampaikan komitmennya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Dalam sambutannya, Rampeani menekankan pentingnya pembinaan bagi calon jemaah haji, khususnya dalam mempersiapkan pengetahuan dan pemahaman sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menurutnya, kemampuan finansial saja tidak cukup untuk menjalankan ibadah haji. Setiap calon jemaah perlu memiliki pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah agar dapat menjalankan seluruh rangkaian haji sesuai ketentuan syariat.
“Jemaah haji wajib memiliki dan memahami ilmu serta tata cara pelaksanaan ibadah haji. Karena itu, manasik menjadi bagian penting yang harus diikuti sebelum meninggalkan Tanah Air,” ujarnya.
Ia mengatakan, melalui pembinaan dan manasik, jemaah diharapkan lebih siap secara pengetahuan maupun mental ketika berada di Tanah Suci. Persiapan tersebut juga menjadi bagian dari upaya agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Rampeani juga mengajak calon jemaah untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh, termasuk meluruskan niat, memperbanyak doa, serta memohon kesehatan dan kemudahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Di sisi lain, ia menegaskan kepengurusan DPD PFK-KBIHU Mimika akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan serta ketentuan organisasi.
“Kami akan menjalankan amanah dan tanggung jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.
Rampeani turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Kementerian Haji dan Umrah, MUI, DMI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap keberadaan PFK-KBIHU di Kabupaten Mimika.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan, pembimbing haji dan berbagai pihak dapat terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada jemaah haji dan umrah di Mimika.







