EkonomiPemerintahan Daerah

Realisasi APBD Mimika Per 17 Juli Capai 26,56 Persen, OPD Diminta Lebih Agresif

21
×

Realisasi APBD Mimika Per 17 Juli Capai 26,56 Persen, OPD Diminta Lebih Agresif

Sebarkan artikel ini
Realisasi APBD Kabupaten Mimika hingga 17 Juli 2026 mencapai 26,56 persen. Pemerintah daerah meminta seluruh OPD lebih agresif mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, SidikNews.id– Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan koordinasi dan mempercepat pelaksanaan program guna mendorong realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang hingga pertengahan Juli 2026 masih berada di angka 26,56 persen.

Hal itu disampaikan Emanuel saat memimpin apel gabungan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (20/07/2026).

Iklan ini dibuat oleh admin sidiknews.id

Menurut Emanuel, berdasarkan laporan per 17 Juli 2026, realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika telah mencapai 26,56 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan capaian pada pekan sebelumnya yang berada di angka 24,89 persen.

“Kalau dibandingkan dengan rapat satu minggu lalu memang ada kenaikan, tetapi pergerakannya masih relatif lambat dan belum terlalu signifikan,” ujarnya.

Selain realisasi keuangan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga mencatat realisasi fisik kegiatan pembangunan telah mencapai 34,93 persen per 17 Juli 2026.

Untuk memberikan kesempatan kepada OPD menyelesaikan berbagai kendala dan mempercepat pelaksanaan kegiatan, evaluasi yang biasanya dilakukan setiap pekan akan ditunda dan kembali dilaksanakan dalam dua minggu mendatang.

“Kita beri waktu kepada pimpinan OPD dan jajarannya untuk menindaklanjuti pekerjaan yang masih berjalan. Harapannya saat evaluasi berikutnya ada perkembangan yang lebih baik,” kata Emanuel.

Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar-OPD agar proses pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, berbagai hambatan yang muncul harus segera dikomunikasikan sehingga dapat ditemukan solusi dengan cepat.

“Kalau ada kesulitan di lapangan, segera koordinasikan. Jangan menunggu terlalu lama karena hal itu dapat mempengaruhi capaian realisasi,” tegasnya.

Emanuel juga mengingatkan bahwa perkembangan realisasi anggaran daerah terus menjadi perhatian masyarakat. Karena itu, seluruh OPD diminta bekerja lebih maksimal agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai jadwal.

“Perjalanan anggaran ini terus dipantau oleh masyarakat. Karena itu kita harus menunjukkan kinerja yang baik agar realisasi terus meningkat dan program-program pembangunan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *