TIMIKA, Sidiknews.id – Direktur YLBH Papua Tengah, Yosep Tomorubun, mengapresiasi kinerja Kapolres Mimika beserta jajarannya yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap dua warga Maluku yang terjadi di belakang Jalan Amung Sabarut, Kabupaten Mimika.
Apresiasi tersebut disampaikan Yosep pada Minggu (30/8/2026). Menurutnya, keberhasilan polisi mengungkap kasus tersebut merupakan langkah positif dalam penegakan hukum dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat Maluku di Kabupaten Mimika.
“Seluruh masyarakat Maluku yang ada di Kabupaten Mimika memberikan apresiasi. Ini adalah langkah yang begitu baik karena telah mengobati luka dan perasaan warga Maluku yang mengalami korban pembunuhan,” ujar Yosep.
Ia mengatakan, pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi pada 2026 menjadi bukti bahwa aparat kepolisian serius dalam menangani kasus-kasus kriminal di Kabupaten Mimika.
Namun, Yosep meminta Kapolres Mimika tidak hanya fokus pada kasus terbaru. Sejumlah kasus pembunuhan warga Maluku yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya dan belum terungkap juga diharapkan dapat kembali dibuka dan dituntaskan.
“Beberapa kasus yang belum diungkap oleh Kapolres-Kapolres sebelumnya, kami berharap dengan Kapolres yang baru ini dalam melakukan penegakan hukum terhadap pembunuhan warga Maluku yang terjadi sejak 2014 sampai 2026 bisa dapat diungkap,” katanya.
Menurutnya, kasus-kasus tersebut masih menjadi pekerjaan rumah bagi Kapolres Mimika. Pengungkapan kasus lama dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum kepada keluarga korban sekaligus menjawab keresahan masyarakat Maluku.
“Kasus-kasus pembunuhan sebelumnya yang terjadi pada 2014 sampai 2026 ini menjadi PR untuk Kapolres, karena kasus tersebut menjadi catatan bagi keluarga besar IKEMAL,” tegasnya.
Yosep menambahkan, masyarakat Maluku di Mimika memberikan apresiasi atas langkah kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan terbaru. Ia berharap langkah tersebut menjadi awal bagi pengungkapan kasus-kasus lainnya yang selama ini belum mendapatkan titik terang.
“Kapolres-Kapolres sebelumnya belum mampu mengungkap pembunuhan warga Maluku. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolres dan jajarannya, termasuk Brimob Batalion B Polda Papua Tengah,” pungkasnya.









