TIMIKA, Sidiknews.id – Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah situasi keamanan yang dinilainya sedang mengalami krisis.
Imbauan tersebut disampaikan Rampeani pada Selasa (1/9/2026). Ia meminta seluruh ketua kerukunan, paguyuban, kepala suku, kepala kampung hingga perangkat di tingkat RT/RW untuk ikut mengingatkan warganya agar meningkatkan kewaspadaan.
“Imbauan kepada semua ketua kerukunan, paguyuban, kepala suku untuk saling menjaga keamanan di Kabupaten Mimika. Semua wajib bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI-Polri dan seluruh pimpinan ormas,” ujar Rampeani.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mengurangi aktivitas pada malam hari sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurutnya, kondisi keamanan saat ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, paguyuban, kerukunan hingga tingkat kampung dan lingkungan dinilai penting.
Rampeani secara khusus meminta agar patroli gabungan TNI-Polri lebih diaktifkan, termasuk meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang melintas pada malam hari.
Selain patroli, ia mendorong aparat untuk mengaktifkan razia kendaraan roda empat di sejumlah titik yang dianggap rawan. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah Mimika.
“Saya berharap patroli gabungan segera diaktifkan. Patroli gabungan mungkin lebih diaktifkan oleh TNI-Polri untuk menyikapi keamanan saat ini. Mimika dalam krisis keamanan,” tegasnya.
Ia berharap patroli gabungan dapat dilakukan secara aktif selama 1×24 jam untuk sementara waktu, terutama guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain patroli dan razia kendaraan roda empat, Rampeani juga meminta pos-pos keamanan dan pos kamling kembali diaktifkan. Menurutnya, keberadaan pos keamanan di lingkungan masyarakat dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mencegah potensi gangguan keamanan.
“Saya ingatkan kepada warga dan semua pos-pos, pos kamling diaktifkan supaya hal-hal yang kita tidak inginkan tidak terjadi,” katanya.
Rampeani menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh masyarakat Mimika.
Ia pun mengajak DPRK Mimika bersama Pemerintah, TNI-Polro, paguyuban, kepala suku, kepala kampung serta perangkat RT/RW untuk terus saling mengingatkan dan menjaga situasi tetap aman dan kondusif.









