Kabar PolisiKeamananKriminal

Kapolres Mimika Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil di Kwamki Narama, Polisi Kejar Pelaku

37
×

Kapolres Mimika Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil di Kwamki Narama, Polisi Kejar Pelaku

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mimika bersama personel Brimob melakukan pengamanan dan pemantauan situasi pasca-insiden pembakaran satu unit mobil di kawasan Kwamki Narama, (Foto: Istimewa/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Kapolres Mimika mengungkap kronologi insiden pembakaran satu unit mobil di kawasan Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026) malam.

Peristiwa tersebut bermula saat dua orang penumpang mobil sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sekitar kawasan Warung Panjang. Namun, situasi mendadak memanas setelah keduanya diserang oleh sekelompok warga.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, penyerangan itu dipicu tuduhan bahwa kendaraan yang mereka tumpangi terlibat dalam insiden tabrakan dengan seorang warga di wilayah Kwamki Narama.

Menghadapi situasi tersebut, kedua penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan membawa kendaraan menuju pos keamanan untuk meminta perlindungan dari aparat.

Setibanya di lokasi, petugas yang berjaga telah berupaya menenangkan massa dan melakukan negosiasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil setelah kelompok warga tiba-tiba membakar mobil yang terparkir tepat di depan pos keamanan.

“Petugas di lapangan sudah berusaha menenangkan dan mengajak bernegosiasi, tetapi tiba-tiba kelompok masyarakat ini langsung membakar mobil yang terparkir di depan pos keamanan,” ungkap Kapolres Mimika.

Melihat situasi semakin tidak terkendali, aparat kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembakkan gas air mata ke arah massa.

Langkah tersebut dilakukan untuk membubarkan kerumunan sekaligus mencegah massa menyerang pos keamanan yang dapat membahayakan keselamatan personel kepolisian yang sedang bertugas.

Pasca pembakaran kendaraan, aparat gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran dan penyisiran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Pengejaran melibatkan sejumlah personel dari Satuan Samapta, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim), Intelkam, serta Batalyon Brimob.

Hingga sekitar pukul 20.00 WIT, aparat kepolisian masih melakukan penyisiran dan pengejaran di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi perkembangan situasi keamanan.

Kapolres Mimika menegaskan bahwa langkah pengamanan terus dilakukan untuk mengendalikan kondisi di lapangan dan mencegah insiden tersebut meluas menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan penanganan persoalan tersebut kepada aparat penegak hukum.

Situasi keamanan di kawasan Kwamki Narama terus menjadi perhatian aparat gabungan guna memastikan kondisi tetap terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *