Kabar PolisiKeamananKekerasan

Dikejar Avanza Hitam, Dua Warga Dibacok di Jalan Freeport Lama

22
×

Dikejar Avanza Hitam, Dua Warga Dibacok di Jalan Freeport Lama

Sebarkan artikel ini
Aparat kepolisian mengamankan lokasi kejadian penyerangan dua warga di Jalan Freeport Lama, (Foto: Istimewa/ Sidiknews.id)

TIMIKA, Sidiknews.id – Aksi penyerangan terjadi di Jalan Freeport Lama, Timika, Papua Tengah, Selasa (1/9/2026) siang. Dua warga menjadi korban setelah sepeda motor yang mereka tumpangi ditabrak dari arah belakang oleh sebuah mobil, sebelum pelaku turun dan melakukan pembacokan.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, mengatakan kedua korban saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Kwamki Narama menuju Kota Timika.

Namun, saat melintas di Jalan Freeport Lama, korban tiba-tiba dikejar sebuah kendaraan dari arah Checkpoint 28.

“Pada saat korban keluar dari Kwamki menuju ke Kota Timika, tiba-tiba kendaraan dari belakang, dari arah Checkpoint 28, mengejar dari belakang dan langsung melakukan penabrakan,” kata Yusak.

Setelah motor korban ditabrak, pelaku turun dari kendaraan dan langsung menyerang kedua korban menggunakan senjata tajam. Salah satu korban, pria berinisial EH, mengalami luka bacok lebih parah.

Usai melakukan penyerangan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan tindakan medis. Korban masih dalam keadaan selamat atau masih hidup,” ujar Yusak.

Mendapat laporan kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara dan melakukan penyelidikan.

Polisi masih mendalami identitas maupun jumlah pelaku. Dari informasi awal yang diterima, kendaraan yang digunakan pelaku adalah Toyota Avanza warna hitam tanpa nomor polisi.

“Pelakunya sendiri kami belum tahu, karena setelah dilakukan penabrakan mereka langsung kabur. Mobil yang digunakan pelaku Avanza hitam, tanpa plat,” jelasnya.

Sementara itu, motif penyerangan juga masih belum diketahui. Polisi belum dapat memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan konflik antarkelompok atau persoalan lainnya.

Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik aksi penabrakan dan pembacokan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *