DaerahPenyuluhan MasyarakatSosial Budaya

Ketua DPRK Mimika Soroti Dampak Miras dan Narkoba di Mapurujaya

24
×

Ketua DPRK Mimika Soroti Dampak Miras dan Narkoba di Mapurujaya

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, saat menyampaikan pandangan terkait dampak minuman keras (miras) dan narkoba serta pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat dalam perayaan HUT ke-50 Mapurujaya di Poumako (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, sidiknews.id – Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau, menyoroti dampak minuman keras (miras) dan narkoba terhadap kehidupan serta keselamatan masyarakat di Mapurujaya dan Poumako.

Hal tersebut disampaikan Primus dalam kegiatan HUT ke-50 Mapurujaya yang berlangsung di Pelabuhan Perikanan Poumako, Sabtu (22/8/2026). kemarin

Primus mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, SDM yang baik akan mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan mengonsumsi miras.

“Harus melihat bersama SDM masyarakat yang ada di sini, yang ada di kabupaten ini. SDM mampu ditingkatkan sehingga miras itu ada kesadaran untuk menghentikan miras,” ujar Primus.

Ia menilai masih ada anggapan di tengah masyarakat bahwa miras dapat membantu meningkatkan kehidupan. Padahal, menurutnya, miras justru menjadi ancaman bagi diri sendiri.

“Karena bilamana SDM itu kurang sehingga masyarakat pikir bahwa miras itu membantu mereka untuk memajukan kehidupan mereka. Tapi ini adalah pembunuhan bagi diri mereka,” tegasnya.

Primus kemudian mengingatkan bahwa persoalan miras harus dilihat bersamaan dengan persoalan narkoba. Ia mendorong adanya komitmen nyata dari seluruh pihak untuk menyampaikan bahaya narkoba kepada masyarakat.

“Kita berbicara tentang miras, kita berbicara tentang narkoba. Saya pikir kita punya komitmen atau tidak untuk ini. Kalau kita punya komitmen, mari kita tempatkan hal-hal ini di dalam tempat yang baik,” katanya.

Menurutnya, kampanye mengenai bahaya narkoba harus dilakukan dengan serius dan di tempat yang layak agar pesan tersebut dapat dipahami masyarakat.

“Mari kita suarakan seperti hal ini supaya benar-benar masyarakat mengetahui bahwa narkoba itu tidak bagus untuk diri kita,” ujarnya.

Miras Picu Kecelakaan

Primus juga menyinggung dampak miras terhadap keselamatan masyarakat di Mapurujaya dan Poumako. Ia mengatakan, konsumsi alkohol telah berkaitan dengan sejumlah kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Sudah berapa orang di Mapurujaya atau yang ada di Poumako ini. Bukan kecelakaan biasa. Yang terlindas, satu tabrak, itu dalam keadaan beralkohol,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat dapat menyadari bahwa miras bukan solusi dalam menghadapi kehidupan, melainkan dapat menimbulkan berbagai persoalan, termasuk kecelakaan dan hilangnya nyawa.

Karena itu, Primus mengajak masyarakat bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran serta mengambil langkah nyata dalam memerangi miras dan narkoba.

“Jauhi miras,” tegas Primus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *