TIMIKA, SidikNews.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika mengelola anggaran fisik sekitar Rp500 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Anggaran tersebut mencakup berbagai program pembangunan infrastruktur yang ditargetkan mulai berjalan pada Agustus mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan besaran anggaran tersebut khusus untuk belanja fisik dan tidak termasuk belanja pegawai maupun operasional kantor.
“Kalau untuk pekerjaan fisik di Dinas PUPR sekitar Rp500 miliar. Itu khusus pekerjaan fisik, bukan belanja pegawai, perjalanan dinas, maupun operasional kantor,” ujar Yoga usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (27/7/2026).
Ia menjelaskan, anggaran tersebut tersebar di sejumlah bidang, di antaranya Bina Marga yang menangani pembangunan jalan dan jembatan, Cipta Karya untuk penyediaan air bersih dan permukiman, pembangunan gedung perkantoran, serta bidang Sumber Daya Air (SDA) yang menangani sungai dan talud.
Menurut Yoga, keberhasilan pelaksanaan proyek sangat bergantung pada kualitas perencanaan yang disusun sejak awal. Ia menilai perencanaan yang tepat akan mempercepat pelaksanaan pekerjaan tanpa mengurangi mutu hasil pembangunan.
“Kalau perencanaannya mudah dilaksanakan, tentu pekerjaan bisa berjalan lebih cepat. Tetapi kalau perencanaannya rumit, prosesnya juga akan lebih lama. Karena itu konsultan perencana harus mampu membuat desain yang mudah dikerjakan, namun kualitasnya tetap baik,” katanya.
Ia mencontohkan penggunaan metode konstruksi modern dapat mempercepat penyelesaian proyek dibandingkan metode konvensional.
“Misalnya pembangunan gedung. Kalau masih menggunakan metode pasangan batu secara konvensional tentu membutuhkan waktu lebih lama. Tetapi kalau menggunakan sistem panel atau metode konstruksi yang lebih modern, prosesnya bisa lebih cepat,” jelasnya.
Yoga memperkirakan pekerjaan fisik mulai berjalan pada Agustus 2026 setelah seluruh tahapan administrasi, pengawasan, dan kontrak selesai.
“Targetnya Agustus pekerjaan fisik sudah mulai berjalan. Saat ini proses perencanaan, pengawasan, dan kontrak dilakukan secara bersamaan agar pelaksanaan bisa lebih efektif,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Yoga berharap seluruh jajaran Dinas PUPR, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dapat bekerja maksimal sehingga pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mimika dapat terlaksana tepat waktu dan menghasilkan kualitas yang baik.
“Saya berharap seluruh PPK, KPA, dan PPTK bekerja maksimal agar kita bisa menghasilkan pembangunan yang bermanfaat dan berkualitas bagi masyarakat,” pungkasnya.










