DaerahLingkungan HidupPenyuluhan Masyarakat

Waspada El Nino, Rampeani Rachman Ingatkan Warga Hemat Air dan Jangan Bakar Sampah

27
×

Waspada El Nino, Rampeani Rachman Ingatkan Warga Hemat Air dan Jangan Bakar Sampah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak El Nino dengan menghemat penggunaan air serta tidak membakar sampah dan lahan sembarangan guna mencegah kekeringan dan kebakaran (Foto: ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Anggota DPRK Mimika, Hj. Rampeani Rachman, mengimbau masyarakat Kabupaten Mimika, khususnya warga Mapurujaya dan wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino.

Hal tersebut disampaikan Hj. Rampeani Rachman saat ditemui wartawan Sidiknews.id di Mapurujaya, Selasa (25/8/2026).

Menurutnya, El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu muka laut di atas rata-rata normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. Kondisi tersebut dapat berdampak terhadap perubahan cuaca, termasuk berkurangnya curah hujan dan meningkatnya suhu udara.

“Dengan kondisi seperti ini, masyarakat harus lebih waspada. Musim kemarau yang panjang dapat menyebabkan curah hujan berkurang drastis dan memicu kekeringan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat kondisi cuaca yang panas dan kering.

Karena itu, Rampeani mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.

“Saya mengimbau masyarakat Mimika, khususnya di Mapurujaya dan wilayah pesisir, agar tidak membakar lahan dan sampah sembarangan. Kalau bisa, sampah yang ada ditanam atau dikelola dengan cara yang tidak menimbulkan asap dan berisiko menyebabkan kebakaran,” katanya.

Menurutnya, kebiasaan membakar sampah di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran yang lebih luas. Masyarakat diharapkan bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Selain mengantisipasi kebakaran, ia meminta masyarakat menghemat penggunaan air. Hal ini mengingat adanya informasi mengenai sejumlah sumur warga yang mulai mengalami kekeringan.

“Masyarakat juga harus lebih irit menggunakan air dan tidak membuang-buang air, karena informasi yang kami terima sudah banyak sumur yang kering,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *