DaerahKabar PolisiKriminal

Dikejar Avanza Hitam, EH Dibacok di Jalan Freeport Lama hingga Meninggal Dunia

29
×

Dikejar Avanza Hitam, EH Dibacok di Jalan Freeport Lama hingga Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Petugas RSUD Mimika saat membawa jenazah EH menggunakan brankar setelah korban meninggal dunia usai menjalani perawatan akibat penganiayaan di Jalan Freeport Lama, (Foto: Istimewa/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Kasus penganiayaan yang terjadi di Jalan Freeport Lama, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berujung maut. EH, korban dalam kejadian tersebut, meninggal dunia setelah beberapa jam menjalani perawatan di RSUD Mimika, Selasa (1/9/2026).

EH dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIT setelah mendapat penanganan medis akibat luka-luka yang dideritanya.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, membenarkan informasi tersebut. Ia mengatakan, jenazah korban telah berada di kamar jenazah RSUD Mimika.

“Korban saat ini berada di kamar jenazah,” kata Iptu Yusak Sawaki, Selasa malam.

Informasi awal yang dihimpun kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIT. Saat itu, EH bersama seorang perempuan berinisial YW berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Jalur 3, Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama, menuju Timika.

Saat melintas di Jalan Tol sebelum bundaran, YW melihat sebuah mobil dari arah belakang yang diduga mengikuti mereka.

Merasa curiga, YW sempat meminta EH untuk memutar balik. Namun, permintaan tersebut tidak dilakukan dan keduanya tetap melanjutkan perjalanan.

Ketika tiba di sekitar bundaran Bandara Lama, mobil yang diduga mengikuti mereka kembali mendekat. Kendaraan tersebut disebut melakukan aksi pemepetan terhadap sepeda motor yang ditumpangi EH dan YW.

EH kemudian menghentikan sepeda motornya dan berlari menuju ruas Jalan Freeport Lama.

YW kepada polisi mengaku melihat sekitar tiga orang turun dari mobil tersebut. Para pelaku diduga membawa benda tajam dan kemudian mengejar serta melakukan penganiayaan terhadap EH.

Akibat kejadian itu, EH mengalami sejumlah luka dan langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Mimika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski sempat mendapat perawatan, kondisi EH tidak berhasil diselamatkan. Sekitar pukul 17.30 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, informasi sementara yang diterima kepolisian menyebut kendaraan yang diduga digunakan para pelaku merupakan Toyota Avanza berwarna hitam tanpa nomor polisi.

Hingga Selasa malam, identitas dan keberadaan para pelaku masih belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi secara utuh, termasuk motif di balik penganiayaan tersebut.

Kepolisian juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan informasi lainnya guna mengidentifikasi para pelaku.

Kasus tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian. Para pelaku yang diduga terlibat masih dalam pengejaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *