Aksi KKBASNKabar Polisi

Diduga Terlibat Penembakan ASN di Yahukimo, NB Diamankan Satgas Damai Cartenz, Tiga Amunisi Disita

19
×

Diduga Terlibat Penembakan ASN di Yahukimo, NB Diamankan Satgas Damai Cartenz, Tiga Amunisi Disita

Sebarkan artikel ini
Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo mengamankan pria berinisial NB di Dekai, Yahukimo. Dalam pengamanan tersebut, petugas turut menyita tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang ditemukan di dalam noken milik NB. (Foto: Istimewa / Sidiknews.id)

DEKAI, Sidiknews.id – Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang pria berinisial “NB”, yang berdasarkan hasil penyelidikan aparat diduga merupakan anggota pasukan Batalyon Yamue, Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

NB diamankan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 16.25 WIT di kawasan Ruko Blok A dan B, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Dari hasil pengamanan tersebut, petugas turut menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken milik NB.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan pengamanan NB merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah perkara penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo.

“Pada Selasa, 22 September 2026, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo telah mengamankan seorang pria berinisial NB. Yang bersangkutan diamankan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo,” ujar Yusuf dalam keterangannya kepada media, Rabu (23/9/2026).

Menurut Yusuf, perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/24/IV/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua tertanggal 27 April 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidikan dan alat bukti yang diperoleh, NB kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam dua perkara penembakan yang terjadi pada 27 April 2026 di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Perkara pertama berkaitan dengan penembakan terhadap mobil Grand Max van warna putih di Jembatan Jalan Kurima, tepatnya di kawasan Jembatan Kali Biru.

Dalam kejadian tersebut, seorang PNS yang bekerja sebagai konsultan BPKAD berinisial “RK” menjadi korban. RK meninggal dunia setelah mengalami luka tembak pada bagian leher sebelah kiri.

Sementara perkara kedua merupakan penembakan terhadap kendaraan Toyota Fortuner warna silver yang terjadi di sekitar Jembatan Kali Biru, Jalan Kurima, Distrik Dekai.

Selain mengamankan NB, petugas menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm di dalam noken miliknya. Barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

NB selanjutnya dibawa ke Polres Yahukimo untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami peran NB dalam kedua perkara tersebut, termasuk keterkaitannya dengan kemungkinan perkara penembakan lainnya di wilayah Yahukimo.

Yusuf menegaskan bahwa proses penanganan perkara dilakukan melalui tahapan penegakan hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan hingga penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) apabila memenuhi ketentuan hukum.

“Yang kami kejar dan kami buru adalah orang-orang yang memang berdasarkan proses hukum diduga terlibat dalam suatu tindak pidana. Hal ini kami lakukan agar penegakan hukum tepat sasaran dan menghindari jatuhnya korban dari masyarakat sipil yang tidak tahu apa-apa dan tidak terlibat dalam tindak pidana,” tegasnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan setiap dugaan tindak pidana yang mengakibatkan korban maupun mengancam keselamatan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui proses hukum.

“Setiap dugaan tindak pidana yang mengakibatkan korban maupun mengancam keselamatan masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui proses hukum. Saat ini proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih berlangsung dan penyidik akan bekerja berdasarkan fakta serta alat bukti yang diperoleh,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat Yahukimo agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Apabila masyarakat memiliki informasi terkait kejadian atau aktivitas yang dapat mengganggu keamanan, kami berharap informasi tersebut dapat disampaikan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Hingga kini, NB masih menjalani pemeriksaan di Polres Yahukimo. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatannya dalam perkara penembakan lainnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta tidak mengambil tindakan sendiri apabila mengetahui adanya dugaan gangguan keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *