Oksibil, Sidiknews.id – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pegunungan Bintang sekaligus Ketua Yayasan YPGP Sion, Anselmus Taplo, menggelar kegiatan bakar batu, ibadah bersama, serta peresmian gedung kelas baru SMP YPGP Sion di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA YPGP Sion.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Dalam sambutannya, Anselmus Taplo menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, tersedianya fasilitas pendidikan harus diimbangi dengan semangat belajar, kedisiplinan, serta dukungan dari orang tua, guru, dan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga mengajak generasi muda, khususnya para pelajar, agar lebih mengutamakan pendidikan, mengembangkan kemampuan diri, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Asisten II Setda Kabupaten Pegunungan Bintang, Nicolaus Uropmabin, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kebersamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat persatuan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Ia berharap para siswa dan generasi muda terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta menjauhi berbagai hal negatif agar kelak menjadi generasi yang berpendidikan, berkarakter, dan mampu membangun daerah.
Sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat tulis kepada siswa-siswi SD, SMP, dan SMA YPGP Sion.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol peresmian gedung kelas baru SMP YPGP Sion. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti makan bersama melalui tradisi bakar batu yang menjadi salah satu simbol kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat Papua.
Melalui kegiatan tersebut, Anselmus Taplo berharap semangat persatuan, kerukunan, dan kepedulian terhadap pendidikan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Seluruh elemen masyarakat juga diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan, menjaga keamanan, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi mewujudkan Kabupaten Pegunungan Bintang yang damai, maju, dan sejahtera.







