EkonomiPembangunanPemerintahan Daerah

Sentra Perikanan Kampung Akar Dibangun Rp700 Juta, Pemkab Mimika Siapkan Cold Storage

33
×

Sentra Perikanan Kampung Akar Dibangun Rp700 Juta, Pemkab Mimika Siapkan Cold Storage

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Sentra Perikanan Kampung Akar, Kabupaten Mimika, yang disiapkan dengan fasilitas cold storage dan ruang pembekuan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan. Pembangunan sentra perikanan tersebut dianggarkan sekitar Rp700 juta. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id)

TIMIKA, Sidiknews.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perikanan dan Kelautan terus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni membangun Sentra Perikanan di Kampung Akar, Kabupaten Mimika, yang akan dilengkapi fasilitas penyimpanan dan pembekuan hasil tangkapan nelayan.

Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mimika, Klemens Ohoilulin, mengatakan pembangunan sentra perikanan tersebut kini memasuki tahap proses kontrak.

“Untuk Kabupaten Mimika sendiri ada satu sentra perikanan di Kampung Akar. Sekarang sedang dalam proses kontrak pembangunan cold storage dan setelah kontrak, direncanakan akhir Agustus pihak kontraktor sudah mulai bekerja,” kata Klemens Ohoilulin di Timika, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, sentra perikanan tersebut akan dibangun dalam bentuk gedung semi permanen yang dilengkapi ruang pembekuan serta fasilitas pabrik es portabel.

Fasilitas ini nantinya menjadi tempat penampungan hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan. Dengan demikian, kualitas ikan diharapkan tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

“Jadi nanti hasil tangkapan masyarakat akan ditampung di sentra perikanan. Kita juga akan mengatur agar ada pihak yang mengelola sentra tersebut,” ujarnya.

Anggaran Rp700 Juta

Klemens menjelaskan, pembangunan Sentra Perikanan Kampung Akar menelan anggaran sekitar Rp700 juta.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok hasil perikanan dari kampung hingga ke pasar.

Selama ini, di sejumlah kampung memang telah terdapat pengusaha atau pengepul yang membeli hasil tangkapan nelayan. Namun, sebagian besar pengepul hanya mengambil jenis ikan tertentu sesuai kebutuhan pasar.

Melalui sentra perikanan, hasil tangkapan nelayan diharapkan dapat terserap lebih luas.

Berbagai jenis ikan dapat dikumpulkan dan kemudian disesuaikan dengan ukuran maupun kebutuhan pasar.

“Kalau selama ini pengepul mengambil jenis tertentu, dengan adanya sentra perikanan ini diharapkan semua jenis ikan bisa diambil dan disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan pasar,” jelas Klemens.

Dilengkapi Fasilitas Pembekuan

Dari sisi fasilitas, sentra perikanan akan memiliki ruang pembekuan dan freezer yang dilengkapi peralatan tambahan untuk mempercepat proses pembekuan.

“Ini freezer biasa, tetapi ada penambahan peralatan sehingga proses pembekuan bisa lebih cepat dibandingkan freezer biasa,” katanya.

Pembangunan Sentra Perikanan Kampung Akar menjadi bagian dari upaya Pemkab Mimika menerjemahkan visi pembangunan “membangun dari kampung ke kota”, dengan memperkuat potensi ekonomi masyarakat sejak dari tingkat kampung.

Dengan dukungan fasilitas penyimpanan, pembekuan dan pengelolaan hasil tangkapan, pemerintah berharap nelayan tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga semakin memiliki posisi tawar dalam rantai perdagangan hasil perikanan.

Ke depan, pengelolaan sentra perikanan tersebut akan ditata agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat nelayan.

Selain menjaga kualitas hasil tangkapan, fasilitas ini diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *