Timika, Sidiknews.id – Asosiasi Koperasi Wilayah Pegunungan Mimika menyatakan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mengembangkan koperasi lokal dan memberdayakan masyarakat asli Papua, khususnya masyarakat Amungme, Kamoro, serta lima suku kekerabatan lainnya.
Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Asosiasi Koperasi Wilayah Pegunungan, Daniel Janampa, saat diwawancarai awak media di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Kamis (29/10/2026).
Daniel mengatakan, asosiasi yang menaungi sekitar 50 koperasi di wilayah pegunungan Mimika tersebut berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, pihak perusahaan, dan seluruh pemangku kepentingan agar koperasi lokal dapat berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, koperasi merupakan salah satu wadah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil, terutama warga yang tinggal di wilayah pegunungan dan memiliki keterbatasan akses terhadap peluang ekonomi.
“Kami berharap seluruh elemen dapat mendukung dan memberikan ruang bagi koperasi-koperasi lokal di wilayah pegunungan untuk berkembang. Melalui koperasi, masyarakat bisa mendapatkan peluang usaha yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika serta Dinas Koperasi dan UMKM yang telah memberikan kesempatan kepada pengurus asosiasi untuk menyampaikan aspirasi dan membahas pengembangan koperasi lokal.
Daniel berharap dukungan tersebut dapat berlanjut melalui langkah-langkah konkret sehingga koperasi di wilayah pegunungan mampu tumbuh, mandiri, dan memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat.
Selain pengembangan ekonomi, Daniel juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan generasi muda di wilayah pegunungan. Menurutnya, terbatasnya kesempatan kerja dan peluang usaha menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Ia menilai pengembangan koperasi lokal dapat menjadi salah satu jalan untuk membuka kesempatan ekonomi bagi pemuda-pemudi asli Papua agar memiliki ruang untuk berusaha dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Karena itu, Daniel mengajak pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia, serta lembaga-lembaga terkait lainnya untuk berkolaborasi mendukung penguatan koperasi dan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah pegunungan.
“Kami berharap pemerintah daerah, PT Freeport Indonesia, dan lembaga-lembaga lainnya dapat memberikan dukungan serta peluang kepada kami agar koperasi lokal bisa berkembang dan masyarakat di wilayah pegunungan juga dapat maju,” katanya.
Daniel menegaskan, Asosiasi Koperasi Wilayah Pegunungan mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat usaha masyarakat dan memberdayakan masyarakat asli Papua, khususnya Amungme, Kamoro, dan lima suku kekerabatan lainnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan koperasi lokal dapat terus diperkuat agar keberadaan koperasi tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga mampu membuka kesempatan ekonomi, mengurangi ketertinggalan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pegunungan Mimika.







