DaerahKabar PolisiKeamanan

Tiga Kendaraan Ditembak di Tembagapura, Kapolres Mimika: Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

34
×

Tiga Kendaraan Ditembak di Tembagapura, Kapolres Mimika: Pelaku Masih Dalam Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Tiga kendaraan dilaporkan terkena tembakan di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika. Aparat keamanan melakukan pengamanan dan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta kelompok yang bertanggung jawab atas insiden tersebut (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Kepolisian Resor (Polres) Mimika membenarkan adanya insiden penembakan terhadap kendaraan yang melintas di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, mengatakan dalam insiden tersebut terdapat tiga kendaraan yang terkena tembakan, yakni dua bus dan satu kendaraan kargo.

“Memang benar ada penembakan, karena ada bukti daripada bentuk luka mobil yang didapat. Adanya penembakan ke mobil, di bagian kaca dan pintu mobil. Ada tiga mobil yang kena, dua bus dan satu mobil kargo,” kata Alredo saat diwawancarai awak media di Kantor DPRK Mimika, Rabu (2/9/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pelaku maupun kelompok yang bertanggung jawab atas aksi tersebut.

“Namun untuk pelaku, kami masih sedang dalam penyelidikan. Jadi belum bisa kita katakan siapa pelaku atau dari pihak mana yang melakukan,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara terkait dugaan pelaku dari kelompok bersenjata, pihaknya masih menunggu hasil pengembangan di lapangan.

“Puji Tuhan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Alredo menjelaskan, penanganan terhadap kejahatan bereskalasi tinggi yang melibatkan senjata api dan bahan peledak bukan menjadi tugas utama Polres Mimika. Proses pengejaran terhadap pelaku dilakukan oleh satuan yang memiliki kewenangan dan kemampuan untuk menangani situasi tersebut.

“Polres tidak menangani kejahatan bereskalasi tinggi, yaitu yang menggunakan senjata api dan bahan peledak. Itu pastinya Brimob yang melaksanakan,” jelasnya.

Dalam proses tersebut, kata dia, terdapat unsur gabungan yang terlibat, termasuk penegakan hukum, intelijen dan Brimob, serta unsur terkait lainnya.

Saat ditanya mengenai pengamanan kawasan Tembagapura sebagai salah satu objek vital nasional, Alredo mengatakan pengamanan terus diperkuat untuk mencegah kejadian serupa.

Menurutnya, kondisi geografis Papua yang memiliki wilayah hutan sangat luas menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi aparat keamanan.

“Papua ini hutannya luas. Adanya aparat bukan berarti hal kejahatan itu tidak akan mungkin terjadi, pasti terjadi, tapi minimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi bersama jajaran terkait terus dilakukan untuk meningkatkan pengamanan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Sementara untuk memastikan kelompok dan pelaku yang terlibat dalam penembakan, aparat masih melakukan pengembangan dan penyelidikan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *