Ketahanan PanganPemerintahan DaerahTransportasi

45 Ton Bantuan Pangan! Pemkab Mimika Siapkan Pengiriman Bantuan ke Pegunungan via Helikopter

20
×

45 Ton Bantuan Pangan! Pemkab Mimika Siapkan Pengiriman Bantuan ke Pegunungan via Helikopter

Sebarkan artikel ini
Pemkab Mimika menyiapkan pengiriman sekitar 45 ton bantuan pangan untuk masyarakat di wilayah pegunungan, khususnya Jita dan Singa, dengan memanfaatkan transportasi helikopter di tengah kendala akses penerbangan (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Pemerintah Kabupaten Mimika terus berkoordinasi untuk mendapatkan transportasi helikopter guna menyalurkan bantuan ke masyarakat di wilayah pegunungan yang terdampak kondisi kekurangan bahan pangan.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan TNI, Polri dan PT Freeport Indonesia untuk mendukung proses pengiriman bantuan ke wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Rettob saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/9/2026).

Menurut Rettob, salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah penerbangan menuju wilayah pegunungan. Kondisi tersebut membuat proses pengiriman bantuan harus dilakukan dengan penuh pertimbangan.

“Sementara ini kami lagi koordinasi untuk mendapatkan transportasi helikopter ke atas. Masalah kita sekarang adalah penerbangan ini agak segan untuk terbang ke wilayah gunung, makanya kita sabar-sabar dulu,” ujar Rettob.

Ia mengatakan, koordinasi terus dilakukan bersama TNI, Polri maupun PT Freeport Indonesia agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rettob menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika tetap menjalankan proses bantuan sesuai kebutuhan masyarakat, meskipun terdapat kendala dalam proses distribusi.

“Pemerintah tetap melaksanakan proses bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak hanya diam saja,” tegasnya.

Terkait stok bantuan, Rettob menyebutkan kebutuhan untuk wilayah Jita dan T’Singa mencapai sekitar 45 ton. Sementara untuk wilayah Jila, stok yang tersedia saat ini tersisa sekitar 4 ton.

“Kalau yang untuk Jita sama T’Singa itu kurang lebih 45 ton, sedangkan yang untuk Jila itu sekarang tersisa 4 ton. Mudah-mudahan kita lihat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *