DaerahKetenagakerjaanPemerintahan Daerah

502 Pencari Kerja OAP di Mimika Ikuti Pelatihan Delapan Kompetensi

33
×

502 Pencari Kerja OAP di Mimika Ikuti Pelatihan Delapan Kompetensi

Sebarkan artikel ini
Ratusan pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi di Kabupaten Mimika. Pelatihan tersebut mencakup delapan bidang keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id)

TIMIKA, Sidiknews.id – Sebanyak 502 pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) di Kabupaten Mimika mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi yang dibiayai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2026.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika itu dibuka Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, di Gedung Tongkonan, Timika, Kamis (3/9/2026).

Para peserta akan mendapatkan pelatihan pada delapan bidang kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Kedelapan bidang tersebut yakni sekuriti, operator alat berat, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), mekanik alat berat, kelistrikan, pertukangan, tata boga, serta pembawa acara atau master of ceremony (MC).

Petrus saat membacakan sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Pembangunan daerah bukan hanya soal infrastruktur fisik, melainkan juga pembentukan SDM yang berkualitas, produktif, dan adaptif. Maka pelatihan ini sangat membantu bagi para pencari kerja di Mimika,” ujar Petrus.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan Kabupaten Mimika. Karena itu, pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan sertifikat bagi peserta, tetapi benar-benar memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja.

Selain mencari pekerjaan, keterampilan yang diperoleh peserta juga diharapkan dapat menjadi modal untuk membuka peluang usaha secara mandiri.

Petrus menegaskan, pemanfaatan Dana Otsus harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat OAP, khususnya dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan dan kemandirian ekonomi.

Ia pun meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius serta memanfaatkan kesempatan belajar dari para instruktur.

“Manfaatkanlah kesempatan berharga ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan tekun, bertanyalah jika belum paham, dan asahlah keterampilan kalian. Karena keterampilan yang kalian miliki kelak adalah bekal masa depan,” pesannya.

Pelatihan pada bidang operator dan mekanik alat berat, K3, kelistrikan hingga sekuriti diharapkan dapat membuka peluang bagi peserta untuk bekerja di sektor industri dan jasa.

Sementara keterampilan pertukangan, tata boga dan MC dapat dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber pendapatan secara mandiri.

Pemkab Mimika berharap program pelatihan bagi 502 pencari kerja OAP ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesempatan kerja, munculnya pelaku usaha baru serta meningkatnya produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat OAP.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memanfaatkan Dana Otsus untuk memperkuat kualitas SDM OAP agar mampu bersaing dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *