TIMIKA, Sidiknews.id – Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan pengelolaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika akan semakin berbasis kompetensi dan kinerja.
Rettob mengatakan Pemkab Mimika tengah menyiapkan penerapan sistem manajemen talenta sebagai instrumen untuk melihat kemampuan, kompetensi dan kinerja ASN.
“Kita akan menggunakan sistem manajemen talenta. Mudah-mudahan dalam bulan depan ini sudah bisa,” kata Rettob saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, hasil profiling ASN akan menjadi salah satu bahan dalam penerapan manajemen talenta. Hasil profiling tersebut diperkirakan dapat diperoleh dalam waktu sekitar dua minggu.
Setelah hasil profiling diterima, Pemkab Mimika akan mempresentasikannya kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta sebelum masuk pada tahap evaluasi.
“Yang berhasil mampu naik. Kita akan lihat hasil profiling ini. Sesudah itu kami akan presentasikan di BKN dan sesudah itu kita mulai evaluasi,” ujarnya.
Rettob menegaskan, ASN yang menunjukkan kemampuan dan kinerja baik akan memiliki peluang untuk mendapatkan pengembangan karier, termasuk promosi jabatan.
Sebaliknya, ASN yang tidak mampu memenuhi tuntutan kinerja akan menjadi bagian dari evaluasi jabatan.
“Kalau sudah menjawab, bisa turun jabatannya. Ini penting,” tegasnya.
Ia berharap penerapan manajemen talenta dapat mengubah pola pengelolaan ASN di Mimika menjadi lebih objektif dan terukur.
Menurut Rettob, setiap ASN harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, tetapi kesempatan tersebut harus diikuti dengan kinerja, kompetensi, disiplin, integritas dan kemampuan berinovasi.
“Kita berharap seperti itu. Jangan kecil hati, karena kita semua punya kesempatan yang luar biasa untuk menjadi pegawai negeri yang baik dan mempunyai dedikasi, integritas, disiplin dan tentunya punya inovasi,” pungkasnya.







