KementrianKetenagakerjaanUMKM

Kemenperin Fasilitasi 105 Orang di Mimika Ikuti Bimtek Kewirausahaan

25
×

Kemenperin Fasilitasi 105 Orang di Mimika Ikuti Bimtek Kewirausahaan

Sebarkan artikel ini
Peserta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan yang difasilitasi Kementerian Perindustrian di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini diikuti 105 peserta dengan pelatihan pengolahan kue, service AC, dan sablon (foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memfasilitasi 105 masyarakat di Kabupaten Mimika untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan.

Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Rabu (2/9/2026), dengan tujuan menumbuhkan dan mencetak wirausaha industri baru sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar lebih tangguh, berdaya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Sebanyak 105 peserta tersebut dibagi dalam tiga bidang pelatihan, masing-masing 35 orang untuk mengikuti pelatihan pengolahan kue, service AC, dan sablon.

Setelah mendapatkan pembekalan teori, para peserta selanjutnya akan mengikuti praktik di SMK Philadelphia. Lokasi tersebut telah dilengkapi dengan berbagai peralatan penunjang praktik sesuai dengan bidang pelatihan masing-masing.

Anggota DPR RI Komisi VII, Jonas Sakir mengatakan, Kabupaten Mimika memiliki potensi ekonomi yang luar biasa besar. Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola menjadi kegiatan ekonomi produktif sehingga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat.

“Dengan demikian, tujuan kita bukan sekadar menciptakan wirausaha baru tetapi membangun suatu ekosistem usaha yang saling mendukung, saling menguatkan, dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Sakir menegaskan, sebagai anggota Komisi VII DPR RI bersama mitra kerja Kementerian Perindustrian, pihaknya akan terus mendorong agar program pengembangan industri dapat hadir secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika.

“Semoga dari tempat ini lahir pengusaha-pengusaha hebat anak Mimika yang mandiri, berdaya saing, dan membawa kemajuan bagi tanah kelahiran kita tercinta,” katanya.

Sementara itu, Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian RI, Reny Meilany mengatakan, Kabupaten Mimika merupakan daerah yang memiliki kekayaan dan potensi ekonomi yang sangat besar.

Ia menyebutkan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Mimika mencapai lebih dari Rp131 triliun. Angka tersebut menjadikan Mimika sebagai salah satu daerah penyumbang ekonomi terbesar di kawasan Indonesia Timur.

Namun demikian, kata Reny, lebih dari 80 persen perekonomian Mimika masih bergantung pada satu sektor, yakni pertambangan dan penggalian.

“Kekayaan yang besar itu tentu milik bersama, tetapi jika hanya bertumpu pada satu sumber, maka ekonomi kita tetap rentan,” ujarnya.

Karena itu, Reny menilai kegiatan Bimtek Kewirausahaan tersebut sangat penting dan strategis dalam mempersiapkan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Mimika melalui pengembangan Industri Kecil dan Menengah.

“Kita sedang menanam benih untuk masa depan, yaitu Industri Kecil dan Menengah yang akan menjadi penopang ekonomi baru Mimika,” katanya.

Menurutnya, di berbagai daerah IKM seharusnya menjadi salah satu tonggak utama perekonomian. Hal tersebut, lanjut Reny, telah terbukti ketika Indonesia menghadapi pandemi COVID-19 dan tekanan resesi ekonomi.

“Kita semua menyaksikan sendiri saat pandemi COVID-19 kemarin, bahkan saat badai resesi ekonomi melanda yang paling kuat bertahan, yang mampu menyelamatkan perekonomian Indonesia justru adalah para pelaku IKM,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *