Sorong, Sidiknews.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong menjelaskan bahwa pemadaman listrik dapat terjadi akibat gangguan yang tidak direncanakan maupun pekerjaan pemeliharaan jaringan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan pasokan sekaligus meningkatkan keandalan listrik bagi masyarakat.
Manajer PLN UP3 Sorong, Denny Abrar, mengatakan gangguan listrik dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari pohon atau ranting yang menyentuh jaringan, gangguan binatang, hingga kerusakan kabel dan peralatan kelistrikan.
Hal itu disampaikan Denny saat kegiatan silaturahmi dan diskusi santai PLN UP3 Sorong bersama sejumlah jurnalis Papua Barat Daya di Sorong Caffe, Kota Sorong, Kamis (29/10/2026).
Menurut Denny, setiap gangguan harus melalui pemeriksaan di lapangan untuk memastikan penyebab pastinya. Karena itu, PLN tidak dapat langsung menyimpulkan sumber gangguan sebelum proses pengecekan selesai.
“Gangguan yang tidak direncanakan biasanya terjadi karena adanya anomali pada jaringan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti pohon atau ranting yang mengenai jaringan, binatang, maupun kerusakan peralatan. Kami harus memastikan terlebih dahulu penyebab pastinya,” ungkap Denny.
Ia menjelaskan, ketika terjadi gangguan, prioritas PLN adalah mempercepat pemulihan pasokan listrik agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami pemadaman.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengisolasi titik gangguan dengan memisahkan bagian jaringan yang bermasalah. Apabila konfigurasi jaringan memungkinkan, pasokan listrik kemudian dialihkan melalui jalur lain agar wilayah yang tidak terdampak dapat kembali menikmati listrik lebih cepat.
“Kalau titik gangguannya sudah diketahui, kami berupaya membatasi wilayah terdampak. Bagian jaringan yang masih bisa disuplai dari jalur lain akan kami normalkan lebih dahulu, sementara titik gangguan tetap kami tangani,” jelasnya.
Denny mencontohkan, gangguan akibat pohon tumbang yang menarik kabel hingga menyebabkan tiang listrik roboh membutuhkan penanganan lebih kompleks. Proses perbaikan dapat berlangsung lebih lama karena harus mempertimbangkan keselamatan petugas, kondisi jaringan, serta penggantian material yang rusak.
Dalam kondisi tertentu, PLN juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk mendukung kelancaran proses pemulihan jaringan.
Pemeliharaan Jaringan untuk Antisipasi Peningkatan Beban
Selain gangguan yang tidak direncanakan, pemadaman listrik juga dapat dilakukan secara terjadwal sebagai bagian dari pemeliharaan dan peningkatan keandalan jaringan.
Menurut Denny, pekerjaan pemeliharaan meliputi peremajaan material yang sudah tidak optimal serta peningkatan kapasitas peralatan agar sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat.
Seiring meningkatnya konsumsi listrik, kapasitas jaringan harus disesuaikan agar mampu menanggung beban secara aman. Kabel dan peralatan yang sebelumnya memadai belum tentu mampu memenuhi kebutuhan saat ini.
“Peningkatan keandalan ini penting karena kebutuhan listrik terus bertambah. Ada material yang harus diremajakan dan ada pula yang perlu ditingkatkan kapasitasnya agar sesuai dengan beban yang dilayani,” tandasnya.
Meski demikian, PLN UP3 Sorong memahami bahwa pemadaman terencana dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha. Oleh sebab itu, penjadwalan pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
PLN juga berupaya menghindari pemadaman berulang yang tidak diperlukan melalui pengoptimalan jumlah personel serta pengaturan pekerjaan agar dapat diselesaikan secara efektif.
Optimalkan Pekerjaan Tanpa Pemadaman
Untuk meminimalkan dampak pemeliharaan terhadap pelanggan, PLN UP3 Sorong turut mengoptimalkan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Tim khusus tersebut memiliki kompetensi dan peralatan keselamatan untuk menangani pekerjaan tertentu pada jaringan listrik tanpa harus memadamkan aliran listrik kepada pelanggan.
Namun, tidak semua pekerjaan dapat dilakukan dengan metode tersebut. Pelaksanaannya bergantung pada standar konstruksi, tingkat risiko, kondisi jaringan, serta persyaratan keselamatan kerja yang berlaku.
“Tidak semua pekerjaan bisa dilakukan tanpa pemadaman. Ada pekerjaan yang dapat ditangani tim khusus kami, tetapi ada juga yang mengharuskan pemadaman demi keselamatan petugas dan masyarakat,” jelas Denny.
Ia menegaskan, keselamatan merupakan pertimbangan utama dalam setiap pekerjaan jaringan listrik, terutama pada jaringan tegangan menengah yang memiliki risiko tinggi dan membutuhkan keahlian khusus.
Karena itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan standar teknis yang berlaku.
Denny berharap masyarakat dapat memahami bahwa pemadaman terencana merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas layanan listrik dalam jangka panjang.
PLN UP3 Sorong berkomitmen mempercepat penanganan gangguan, mengoptimalkan pemeliharaan jaringan, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik agar kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha dapat terpenuhi dengan lebih baik.







