KebersihanPemerintahan DaerahTata Ruang

Sambut 450 Tamu Nasional, Bupati Rettob Minta OPD Bergerak Benahi Kota Timika

16
×

Sambut 450 Tamu Nasional, Bupati Rettob Minta OPD Bergerak Benahi Kota Timika

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh OPD dan masyarakat bersama-sama membenahi kebersihan serta menata lingkungan Kota Timika menjelang pelaksanaan konferensi masyarakat kota pada 14–16 November 2026 yang diperkirakan dihadiri sekitar 450 tamu nasional. (Foto ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah distrik, dan masyarakat bergerak bersama mempersiapkan Kota Timika sebagai tuan rumah konferensi masyarakat kota yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 November 2026.

Persiapan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat kegiatan itu diperkirakan akan dihadiri sekitar 450 tamu nasional, termasuk sejumlah pejabat penting dari berbagai daerah di Indonesia.

Rettob menegaskan, kebersihan dan penataan lingkungan kota harus menjadi perhatian utama seluruh jajaran pemerintah. Ia tidak ingin persiapan dilakukan secara mendadak, sementara sejumlah fasilitas dan kondisi lingkungan masih membutuhkan pembenahan.

Hal itu disampaikan Rettob saat memberikan amanat dalam apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (2/11/2026).

Ia meminta seluruh OPD segera mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pemerintah distrik juga diminta memastikan wilayahnya bersih dan tertata, terutama kawasan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat maupun tamu yang akan datang.

“Saya berharap Bapak-Ibu semua aktif mendukung kegiatan ini dengan baik. Nanti kita sampaikan kepada distrik-distrik agar memperhatikan kebersihan. Dinas Lingkungan Hidup juga harus memperhatikan kebersihan jalan, rumput, pohon, dan lingkungan kota,” tegas Rettob.

Menurutnya, kehadiran ratusan tamu dari berbagai daerah merupakan kesempatan bagi Kabupaten Mimika untuk memperlihatkan kondisi daerah yang bersih, tertib, dan nyaman. Karena itu, persiapan tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi harus melibatkan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

Rettob juga mengingatkan agar pekerjaan yang berkaitan dengan persiapan konferensi segera dituntaskan. OPD teknis diminta tidak menunda pembenahan, terutama pada fasilitas umum dan lingkungan perkotaan yang masih perlu mendapat perhatian.

Selain kebersihan, kesiapan akomodasi dan konsumsi bagi para peserta juga menjadi hal penting yang harus diantisipasi. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan tempat penginapan mampu mengakomodasi tamu yang datang, termasuk menyiapkan alternatif apabila kapasitas hotel di Timika tidak mencukupi.

Bupati menilai, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut bukan hanya membawa tanggung jawab bagi pemerintah daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kehadiran ratusan tamu di Mimika diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya sektor perdagangan, kuliner, penginapan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karena itu, Rettob mempersilakan masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk menawarkan produk maupun jasa. Namun, aktivitas usaha tetap harus memperhatikan ketertiban dan aturan yang berlaku.

“Ini juga kesempatan bagi masyarakat. Kalau mau berjualan, tidak masalah. Ini kesempatan untuk kita semua,” ujarnya.

Di hadapan jajaran pemerintah daerah, Rettob juga mengingatkan sejumlah agenda pemerintahan yang membutuhkan perhatian serius. Selain persiapan konferensi, pemerintah tengah menjalankan proses profiling dan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN), serta mempersiapkan pembahasan APBD 2027 dan APBD Perubahan.

Ia meminta seluruh OPD meningkatkan kinerja, terutama dalam mempercepat realisasi keuangan dan fisik kegiatan. Menurutnya, pelaksanaan program pemerintah harus terus dikawal agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Rettob turut menyampaikan bahwa dirinya akan bertolak ke Jakarta dalam beberapa hari ke depan untuk melakukan koordinasi dengan sejumlah menteri.

Selama menjalankan tugas di Jakarta, koordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah akan diserahkan kepada Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Rettob berharap seluruh jajaran pemerintah tetap menjalankan tugas secara maksimal dan menjaga koordinasi agar pelayanan pemerintahan tidak terganggu.

Ia menegaskan, persiapan konferensi masyarakat kota harus menjadi perhatian bersama sehingga kegiatan yang menghadirkan ratusan tamu nasional tersebut dapat berlangsung lancar serta memberikan kesan positif bagi Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *