AdministrasiPemerintahan DaerahTeknologi

42 Fitur Disiapkan! AI Mulai Disiapkan di Website Pemkab Mimika, Jawab Pertanyaan Warga Berbasis Data

24
×

42 Fitur Disiapkan! AI Mulai Disiapkan di Website Pemkab Mimika, Jawab Pertanyaan Warga Berbasis Data

Sebarkan artikel ini
Pengembangan website Pemerintah Kabupaten Mimika dengan 42 fitur, termasuk teknologi AI yang disiapkan untuk membantu menjawab pertanyaan masyarakat berdasarkan data resmi pemerintah daerah (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika melakukan redesain terhadap website resmi Pemerintah Kabupaten Mimika sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan informasi pemerintahan berbasis digital.

Kepala Seksi Penyelenggara Aplikasi Bidang E-Government Diskominfo Mimika, Blasius Rahangiar, mengatakan pembaruan tidak hanya menyasar tampilan website, tetapi juga sistem dan berbagai fitur yang akan digunakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Blasius saat diwawancarai awak media usai kegiatan di Hotel Horizon Ultima, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, website Pemkab Mimika merupakan wajah pemerintah daerah sehingga informasi yang ditampilkan harus selalu diperbarui dan sesuai dengan kondisi terkini.

“Website ini adalah wajah dari Pemda. Bagaimana informasi yang ditampilkan, sistem apa yang ditampilkan di situ, itu adalah wajah Pemda. Jadi harus betul-betul ter-update dan terkini,” ujar Blasius.

Ia menjelaskan, dalam pengembangan website tersebut terdapat sekitar 42 fitur yang disiapkan. Salah satu fitur utama yang menjadi perhatian adalah penerapan mesin berbasis Artificial Intelligence (AI).

Mesin tersebut nantinya dirancang untuk mempelajari dan mengolah data terbaru dari Pemkab Mimika sehingga dapat memberikan informasi kepada masyarakat berdasarkan data yang tersedia.

“Bagaimana mesin itu mempelajari data-data terbaru dari Pemda Mimika, ketika masyarakat bertanya dia akan tampilkan data yang terbaru,” jelasnya.

Blasius mencontohkan, masyarakat nantinya dapat menanyakan berbagai informasi pelayanan pemerintahan melalui website, seperti tata cara membuat KTP, proses perizinan, pembayaran pajak hingga informasi mengenai alamat fasilitas pemerintahan.

“Cara buat KTP seperti apa, masyarakat bisa langsung tanya di situ. Cara membuat perizinan seperti apa, cara bayar pajak seperti apa. Bahkan alamat-alamat yang terhubung dengan pemerintahan itu semua sudah kami integrasikan langsung ke website,” katanya.

Menurut Blasius, sistem AI tersebut akan terus dikembangkan dengan memasukkan data dari berbagai OPD. Saat ini, beberapa data sudah mulai terhubung melalui sistem API, termasuk data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), BRIDA serta sistem inovasi daerah.

Ia berharap seluruh OPD ke depan dapat bekerja sama menyediakan data yang valid sehingga kemampuan sistem dalam memberikan jawaban kepada masyarakat semakin baik.

“Semakin banyak data yang masuk ke situ, dia akan semakin pintar menjawab pertanyaan dari masyarakat,” ujarnya.

Namun, Blasius menegaskan data yang digunakan harus berasal dari OPD dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting agar informasi yang diberikan mesin AI tidak menimbulkan jawaban yang ambigu kepada masyarakat.

“Data yang kami perlukan adalah data valid dari setiap OPD untuk dimasukkan ke situ agar mesin ini benar-benar bekerja secara sempurna,” tegasnya.

Libatkan Pihak Ketiga

Blasius mengatakan, pengembangan website tersebut dilaksanakan melalui Bidang E-Government Diskominfo Mimika dengan melibatkan pihak ketiga, yakni PT Mimika Digital Sejahtera.

Kegiatan tersebut berupa renovasi website Kabupaten Mimika yang sebelumnya dinilai belum diperbarui secara optimal.

“Di tahun 2026, lewat Bidang E-Government, saya memberikan satu kegiatan yaitu renovasi website Kabupaten Mimika melalui pihak ketiga, Mimika Digital Sejahtera,” ungkapnya.

Ia berharap setelah dilakukan renovasi, website Pemkab Mimika dapat diperbarui secara rutin dan terintegrasi dengan seluruh OPD.

Dengan demikian, setiap OPD diharapkan aktif memasukkan berita, kegiatan maupun informasi pelayanan masing-masing ke dalam website Pemkab Mimika.

“OPD wajib untuk memasukkan berita atau hal-hal yang menyangkut tentang OPD itu ke website, sehingga kaya akan berita dan kaya akan informasi,” katanya.

Blasius menilai website tersebut juga dapat menjadi sarana bagi masyarakat di luar daerah, termasuk anak-anak Mimika yang sedang menempuh pendidikan di luar Papua, untuk mengetahui perkembangan daerahnya.

Pihak Ketiga Presentasi di Hadapan OPD

Sementara itu, terkait pengembangan sistem oleh pihak ketiga, Blasius mengatakan PT Mimika Digital Sejahtera telah melakukan presentasi mengenai pekerjaan yang dilakukan.

Presentasi tersebut sebelumnya dilakukan di hadapan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), kemudian pengembangan sistem turut dipaparkan dalam kegiatan Rapat Dewan Smart City yang diikuti sejumlah OPD.

Menurutnya, presentasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada OPD mengenai arah pengembangan website sekaligus keterkaitannya dengan penerapan Smart City di Kabupaten Mimika.

“Banyak OPD yang tanya kita mau masuk ke mana, bagaimana langkah-langkah dari Smart City ini. Salah satunya saya mengundang pihak ketiga yang menangani kegiatan di tahun 2026 untuk presentasi,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya sistem baru tersebut, operator pada masing-masing OPD dapat mengakses dan memperbarui informasi secara rutin.

“Sehingga di tahun yang baru ini bisa ter-update. Jadi semua operator yang ada di OPD-OPD bisa mengakses website yang terbaru,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *