PembangunanPemerintahan DaerahPerhubungan

Dibangun 150 Meter! Ditargetkan Rampung 135 Hari, Jembatan Gantung Mioko Mulai Dibangun Buka Akses Warga Mimika Tengah

29
×

Dibangun 150 Meter! Ditargetkan Rampung 135 Hari, Jembatan Gantung Mioko Mulai Dibangun Buka Akses Warga Mimika Tengah

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Jembatan Gantung Mioko di Distrik Mimika Tengah mulai dilaksanakan. Jembatan sepanjang 150 meter tersebut ditargetkan rampung dalam 135 hari kalender untuk membuka dan memperlancar akses masyarakat. (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id)

TIMIKA, Sidiknews.id – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai membangun Jembatan Gantung Mioko di Distrik Mimika Tengah sebagai upaya memperkuat konektivitas dan membuka akses masyarakat di wilayah tersebut.

Jembatan yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika itu dirancang memiliki panjang 150 meter dengan lebar 2,5 meter dan kapasitas beban maksimal mencapai 2 ton.

Peletakan batu pertama pembangunan jembatan diawali dengan upacara adat masyarakat Kampung Mioko. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus permohonan restu atas dimulainya pembangunan.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Mioko merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Pembangunan ini juga merupakan realisasi janji kampanye serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk membangun dari kampung ke kota,” ujar Inosensius.

Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 135 hari kalender.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan PT Pembangunan Perkasa Mulia Urja, sementara pengawasan dilakukan CV Salika Injenering sebagai konsultan pengawas.

Keberadaan Jembatan Gantung Mioko diharapkan dapat menjadi prasarana konektivitas yang aman dan memadai untuk memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk distribusi barang dan jasa.

Selain itu, jembatan tersebut diharapkan membuka akses warga terhadap pelayanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan maupun kegiatan ekonomi.

Kepala Distrik Mimika Tengah, Florensius Gemma Kwalik, mengapresiasi perhatian Pemkab Mimika terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Ia mengajak masyarakat Kampung Mioko untuk mendukung dan bersama-sama menjaga proses pembangunan hingga jembatan tersebut selesai dikerjakan.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan lainnya kepada Bupati Mimika Johannes Rettob.

Aspirasi tersebut disampaikan secara tertulis melalui Kepala Kampung Mioko untuk menjadi bahan perhatian dan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *