AdministrasiASNPemerintahan Daerah

Profiling ASN Berlanjut, 228 Aparatur Mimika Jalani Pemetaan Kompetensi

37
×

Profiling ASN Berlanjut, 228 Aparatur Mimika Jalani Pemetaan Kompetensi

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti Profiling ASN Tahun 2026 di SMP Santo Bernardus, Timika, Jumat (28/8/2026). Sebanyak 228 ASN menjalani pemetaan kompetensi sebagai bagian dari upaya Pemkab Mimika mewujudkan manajemen ASN berbasis merit (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

TIMIKA, Sidiknews.id – Sebanyak 228 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika mengikuti profiling ASN Tahun 2026 yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA), Jumat (28/8/2026).

Pelaksanaan profiling memasuki hari kedua sejak dimulai pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Mimika memetakan potensi, kompetensi dan karakteristik ASN secara objektif serta terukur.

Salah satu lokasi pelaksanaan ujian berlangsung di SMP YPPK Santo Bernardus. Berdasarkan data kehadiran, 228 ASN mengikuti profiling yang dibagi dalam tiga sesi, masing-masing sebanyak 76 peserta.

Sesi pertama berlangsung pukul 08.00–11.00 WIT, kemudian sesi kedua pukul 11.30–14.30 WIT, dan sesi ketiga pukul 15.00–18.00 WIT.

Para peserta berasal dari berbagai jenjang jabatan dan rumpun kepegawaian, mulai dari pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana hingga tenaga teknis.

Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengikuti profiling, di antaranya Asisten Administrasi Umum, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta sejumlah kepala dinas dan kepala badan.

Selain pimpinan OPD, peserta juga berasal dari unsur kewilayahan dan struktural, seperti kepala distrik, sekretaris distrik, kepala kelurahan, sekretaris dinas, kepala bagian, kepala bidang hingga kepala subbidang.

Dari rumpun kesehatan, peserta meliputi dokter, perawat, perawat gigi, bidan, apoteker, asisten apoteker, fisioterapis, epidemiolog kesehatan, nutrisionis, sanitarian, perekam medis hingga pranata laboratorium kesehatan.

Sementara dari sektor pendidikan, profiling diikuti pengawas sekolah dan guru dari berbagai jenjang jabatan fungsional.

Sedangkan dari rumpun administrasi dan teknis, peserta terdiri dari pelaksana, penelaah teknis kebijakan, analis pemerintahan, analis perencanaan, analis tata usaha, analis keamanan, analis hukum pertanahan, analis sistem informasi, pengadministrasi, pengolah data dan informasi hingga pranata komputer.

Profiling tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi dan kompetensi setiap aparatur.

Hasil pemetaan nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam pengembangan karier, penempatan pegawai, peningkatan kompetensi serta pengelolaan sumber daya aparatur secara lebih tepat sasaran.

Pemkab Mimika terus mendorong agar pengelolaan ASN dilakukan secara profesional dan berbasis sistem merit.

Dengan pemetaan yang objektif dan terukur, pemerintah berharap kualitas dan profesionalisme ASN semakin meningkat sehingga berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *