PembangunanTata Kelola FasumTransportasi

PUPR Mimika Lanjutkan Pelebaran Jalan Inspeksi Irigasi hingga Hasanuddin, Ini Alasannya

46
×

PUPR Mimika Lanjutkan Pelebaran Jalan Inspeksi Irigasi hingga Hasanuddin, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika melanjutkan pelebaran Jalan Inspeksi Irigasi hingga ke Jalan Hasanuddin. Pekerjaan ini diarahkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, serta menunjang penataan infrastruktur jalan di Kabupaten Mimika (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika melanjutkan peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi hingga terkoneksi dengan Jalan Hasanuddin. Pekerjaan ini dilakukan untuk menunjang kelancaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan peningkatan tersebut diperlukan karena ruas yang sebelumnya digunakan sebagai jalan inspeksi kini menjadi salah satu akses yang ramai dilalui kendaraan.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media di Hotel Horizon Ultima, Kamis (22/10/2026).

Yoga menjelaskan, pada awalnya Jalan Inspeksi Irigasi lebih banyak digunakan oleh kendaraan roda dua. Namun, seiring perkembangan Kota Timika, jalur tersebut juga dimanfaatkan kendaraan roda empat dan terhubung dengan sejumlah ruas jalan lainnya.

Akibatnya, kepadatan lalu lintas semakin meningkat, terutama pada jam aktivitas sekolah.

“Jalan ini menjadi akses yang cukup padat. Karena itu, tahun ini kita lanjutkan sampai terkoneksi dengan Jalan Hasanuddin dengan lebar yang memadai,” ujarnya.

Menurut Yoga, pekerjaan tersebut membutuhkan penanganan lebih dari sekadar pelebaran badan jalan. Sejumlah bagian juga memerlukan pembangunan talut untuk menjaga kestabilan dan keamanan struktur jalan.

Selain itu, fasilitas pendukung seperti penerangan jalan dan kebutuhan keselamatan pengguna jalan perlu diperhatikan karena terdapat beberapa sekolah di sekitar kawasan tersebut.

Ia mengatakan, kondisi lalu lintas saat jam masuk dan pulang sekolah kerap menyulitkan pengendara maupun orang tua yang mengantar dan menjemput anak.

Karena itu, peningkatan jalan diharapkan dapat memperbaiki aksesibilitas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang sempit.

Yoga mengakui, pelaksanaan pekerjaan masih membutuhkan anggaran dan waktu. Keberadaan bangunan warga di sekitar jalur yang dikembangkan juga memerlukan koordinasi dan pendekatan bersama pemerintah distrik serta kelurahan.

“Kami berusaha semaksimal mungkin. Memang ada dinamika di lapangan, tetapi kami berharap masyarakat bisa memahami bahwa peningkatan jalan ini untuk kepentingan bersama,” katanya.

Ia berharap, setelah pekerjaan selesai, konektivitas antarruas jalan semakin baik dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman serta lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *