Timika, Sidiknews.id – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Ester Tsenawatme, meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mimika memberikan perhatian serius terhadap kondisi rumah tidak layak huni yang masih banyak ditempati masyarakat di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, SP4.
Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat saat mengikuti sosialisasi peraturan daerah (Perda) di Kelurahan Wonosari Jaya, Selasa (13/10/2026).
Ester mengatakan, dalam sesi tanya jawab, masyarakat menyampaikan kebutuhan akan rumah layak huni karena sebagian warga masih tinggal di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dinas teknis yang menangani urusan perumahan dan kawasan permukiman.
“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan kepada dinas terkait, dalam hal ini DPKPP Kabupaten Mimika, agar memperhatikan kondisi masyarakat di Kelurahan Wonosari Jaya, khususnya masyarakat asli Amungme dan Kamoro yang membutuhkan rumah layak huni,” ujarnya saat diwawancarai awak media.
Ia menegaskan, kebutuhan rumah layak huni merupakan persoalan mendasar yang harus ditangani secara serius. Karena itu, ia meminta agar aspirasi masyarakat tersebut menjadi perhatian dan prioritas dalam program pembangunan pemerintah daerah.
Ester juga menyatakan akan mengawal dan meneruskan aspirasi yang disampaikan warga kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan program yang tersedia.
Ia menilai, kondisi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni perlu mendapatkan perhatian, terlebih Kelurahan Wonosari Jaya berada di kawasan perkotaan.
“Ini harus menjadi atensi dan prioritas. Kasihan masyarakat yang masih membutuhkan rumah layak huni. Mereka membutuhkan perhatian nyata dari pemerintah daerah,” tegasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi Perda tersebut, Ester berharap aspirasi warga tidak hanya menjadi catatan dalam pertemuan, tetapi juga dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa memperoleh akses terhadap hunian yang layak.







