KesehatanKetahanan PanganTata Kelola Fasum

Pemkab Mimika Siap Dukung Perluasan MBG, Wabup Tekankan Koordinasi dengan BGN

34
×

Pemkab Mimika Siap Dukung Perluasan MBG, Wabup Tekankan Koordinasi dengan BGN

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemkab Mimika akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) serta pihak terkait untuk mendukung pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program agar berjalan aman dan tepat sasaran (Foto: Ilustrasi/ Sidiknews.id).

Timika, Sidiknews.id – Pemerintah Kabupaten Mimika menyatakan siap mendukung pelaksanaan dan perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), melalui koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan MBG merupakan program pemerintah pusat sehingga rencana penambahan layanan perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan BGN.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

“Kalau itu kita harus koordinasi lagi dengan BGN mereka. Karena MBG ini kan program pusat, jadi kita harus koordinasi dulu,” ujarnya.

Emanuel menjelaskan, apabila terdapat rencana penambahan layanan, pemerintah daerah siap mendukung melalui koordinasi dengan distrik, termasuk menyiapkan lahan dan lokasi jika diperlukan sesuai hasil pembahasan bersama.

Menurutnya, peran Pemkab Mimika dalam program tersebut terutama pada aspek pengawasan, evaluasi, serta memastikan pelaksanaannya berjalan dengan aman dan sesuai ketentuan.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah layanan MBG di wilayah 3T telah mulai diperkenalkan. Pemerintah daerah akan melihat perkembangan pelaksanaan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Terkait pelaksanaan MBG di wilayah pesisir dan pedalaman, Emanuel menyebut pemberian makanan tambahan melalui sekolah masih berjalan rutin berdasarkan informasi yang disampaikannya.

Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah tetap diperlukan agar pelaksanaan program dapat berjalan terkoordinasi, terutama di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain berkoordinasi dengan BGN, pemerintah daerah juga akan melibatkan kepala distrik, kepala kampung, serta puskesmas sesuai kebutuhan di lapangan.

Emanuel berharap komunikasi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan penyelenggara dapat membantu mengatasi kendala informasi sekaligus memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG di Kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *